Kitakini.news - Banyak yang bilang
perut buncit, terutama pada pria, merusak penampilan sekaligus menyimpan ragam penyakit. Dan, ternyata, ada studi yang mendukung itu.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (27/12/2025), sebuah studi terbaru mengungkap bahwa 'beer belly' atau perut buncit memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan jantung kaum pria.
Studi yang dimaksud dipublikasikan dan dipresentasikan pada pertemuan Radiological Society of North America (RSNA).
Studi ini dilakukan pada hasil MRI dari 2.244 orang dewasa berusia 46 hingga 78 tahun tanpa riwayat penyakit kardiovaskular.
Dalam studi itu, peneliti menemukan bahwa penumpukan lemak visceral berhubungan langsung dengan perubahan struktur jantung, terutama pada pria.
Kenapa pria lebih rentan? Ini karena ventrikel kanan, yang bertanggung jawab untuk mengangkut darah ke paru-paru menunjukkan penebalan yang nyara pada pria dengan obesitas perut.
Kondisi ini berdampak pada tekanan yang diberikan lemak perut pada diafragma dan paru-paru, sehingga memengaruhi pernapasan dan fungsi jantung.
Dan, wanita lebih ringan dalam hal struktur yang dapat dikaitkan dengan aksi perlindungan kardiovaskular dari hormo estrogen.
Perbedaan hormonal dapat memperlambat atau mengurangi efek lemak visceral pada jantung.
Sebagai informasi, visceral fat yaitu lemak yang tersimpan di dalam rongga perut dan menyelimuti organ-organ vital seperti hati dan jantung.
Lemak jenis ini disebut jauh lebih berbahaya dibanding lemak yang terlihat di bawah kulit.