Kitakini.news - Ternyata tidak semua transplantasi
rambut bisa sukses. Jadi, tidak sekadar
botak lalu tanam
rambut saja.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (28/2/2026), karena itu untuk menjalani transolantadi rambut seseorang harus menjalani pemeriksaan menyeluruh.
Pemeriksaan yang dimaksud bukan hanya di kepala tapi seluruh tubuh. Ini untuk memastikan tidak ada faktor yang dapat menyebabkan kegagalan prosedur.
Berikut beberapa faktor penyebab kegagalan transplantasi rambut:
1. Kebotakan akibat autoimun
Kondisi autoimun seperti alopecia areata menyebabkan sistem imun menyerang folikel rambut, sehingga hasil transplantasi bisa gagal total.
Pasalnya, meskipun sudah sesuai prosedur, rambut yang ditanam bisa tetap rontok dalam waktu singkat.
2. Kualitas rambut donor tidak optimal
Jika rambut donor memiliki akar yang rusak akibat proses pengambilan yang tidak tepat, maka hasil transplantasi juga tidak akan maksimal.
3. Tidak bisa merawat pasca-transplantasi
Setidaknya 10 hari pertama setelah prosedur sangat krusial.
Kalau pasien tidak merawatnya dengan baik, misalnya tidak rutin menggunakan obat atau kurang menjaga kebersihan, maka hasilnya bisa jauh dari harapan.