Kitakini.news - Bulan
puasa adalah masa yang rawan bagi penderita maag, setidaknya ada ketakutan
asam lambung akan naik.
Keyakutan ini terbilang wajar karena perubahan pola makan dan waktu makan yang lebih terbatas. Padahal, itu bukan alasan.
Melansir berbagai sumber, Selasa (3/3/2026), penderita maag sejatinya bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman asalkan mengikuti pola makan yang tepat.
Berikut beberapa hal yang patut diperhatikan penderita saat menjalani puasa:
1. Sahur
Sahur adalah waktu makan yang penting bagi penderita maag. Makan sahur dapat membantu menjaga kestabilan kadar asam lambung selama puasa.
Pilih makanan yang mudah dicerna seperti nasi, protein tanpa lemak, sayur, dan buah.
2. Makanan asam dan pedas
Makanan yang terlalu asam dan pedas bisa memicu naiknya asam lambung, menyebabkan perut terasa perih dan tidak nyaman saat berpuasa.
Sebaiknya konsumsi makanan yang lebih ringan dan tidak mengiritasi lambung.
3. Minuman berkafein
Minuman seperti kopi, teh hitam, dan soda dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Sebagai gantinya, konsumsi air putih dalam jumlah cukup saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap terhidrasi.
4. Karbohidrat kompleks
Mengonsumsi makanan tinggi serat dan karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, dan roti gandum bisa membantu perut terasa kenyang lebih lama dan mencegah naiknya asam lambung.
5. Berbuka
Saat berbuka, hindari langsung mengonsumsi makanan berat.
Mulailah dengan kurma dan air putih, lalu lanjutkan dengan makanan berkuah seperti sup atau bubur sebelum beralih ke makanan utama.
6. Tidur
Jangan langsung berbaring setelah makan sahur atau berbuka karena bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Beri jeda sekitar 2-3 jam sebelum tidur agar makanan tercerna dengan baik.