Kitakini.news -Rumah Sakit (RS) Adam Malik menghadirkanteknologi modern bernama Transcranial Magnetic Stimulation (TMS). Alat canggihini bisa menjadi harapan baru untuk penanganan dan pemulihan pasien neurologi,termasuk juga psikiatri.
Dijelaskan oleh dokter spesialis neurologi RSAdam Malik, dr. Suska Lara Br Ginting bahwa TMS merupakan teknologi modern yangdigunakan melalui metode terapi non-invasif, dengan memanfaatkan energi magnetuntuk membantu penanganan berbagai gangguan pada pasien neurologi danpsikiatri.
"TMS ini alat stimulasi dengan menggunakanenergi magnet. Alat ini aman, dan juga non-invasif, sehingga tidak membutuhkantindakan operasi," ucapnya, Sabtu (25/4/2026).
Lebih lanjut, dr. Suska menjelaskan bahwa TMSdapat digunakan pada pasien dengan berbagai kondisi, seperti pasien strokedengan gangguan bicara, kelemahan anggota gerak, hingga gangguan fungsikognitif.
Selain itu, TMS juga efektif untuk mengatasinyeri kronis seperti migrain, dan nyeri neuropati pada pasien neurologi ataupenyakit saraf.
"Di bidang psikiatri, TMS digunakan untukmembantu pasien dengan gangguan kecemasan dan depresi. Alat ini juga sudahbanyak dimanfaatkan untuk menangani pasien dengan ketergantungan rokok maupunadiksi vape," kata dr. Suska menambahkan.
Manfaat TMS ini pun sudah dirasakan langsungoleh pasien RS Adam Malik, Hardianto (38 tahun). Pasien pasca stroke iskemikakut ini mengaku merasakan perubahan positif setelah menjalani terapi TMS.
Menurutnya, saraf-saraf pada bagian tubuh yangsebelumnya lemah dan mengalami penurunan gangguan kecemasan kini mulaimemberikan respons.
"Saya merasakan kedutan saraf di bagian tanganyang lemah, dan gangguan cemas yang saya alami setelah stroke berangsur pulih.Kualitas hidup saya menjadi lebih baik," ujar Hardianto.
Hal serupa juga disampaikan oleh Palti Siregar(63 tahun), yang mengalami stroke ringan sejak lima tahun lalu. Ia menyebutmerasakan peningkatan signifikan pada kekuatan tangan kanannya setelahmenjalani terapi TMS.
Setelah beberapa kali terapi, kekuatan tangansaya meningkat. Dulu hanya mampu membawa beban dalam jarak sekitar 200 meter,sekarang bisa hingga sekitar 2 kilometer. Ini sangat membantu proses pemulihansaya," ungkapnya.
Menurut Palti, TMS sudah memberikan manfaatyang lebih terasa dibandingkan terapi lain yang pernah dijalaninya. Ia punmengapresiasi upaya RS Adam Malik dan pemerintah untuk menghadirkan layanan inibagi masyarakat. Palti berharap pasien lain dengan keluhan yang sama juga bisamemanfaatkan alat TMS yang tersedia di RS Adam Malik ini.
Teknologi TMS ini sendiri diharapkan dapatmelengkapi kemampuan layanan neurologi di RS Adam Malik. Apalagi, layanan neuroscience saat ini menjadi salah satu layanan unggulan bersama dengan layanankardiologi (jantung) dan layanan onkologi (kanker) di rumah sakit vertikalKementerian Kesehatan RI ini.