Jangan Sembarangan, Ini 4 Cara Mengatasi Jerawat Hormonal

- Minggu, 26 Februari 2023 18:00 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/jerawat.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Buatkamu yang sedang membacaartikel ini kemungkinan besar sedang mengalami masalah jerawat hormonal? Pada dasarnya,semua jerawat disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh. Namun pada suatuwaktu, hormon menjadi tidakseimbang dan menyebabkan munculnya jerawat, seperti pada saat haid atau menstruasi, kehamilan, danmenopause. 

Hormon yang dapat mengakibatkan munculnya jerawat merupakan jenis androgen, salahsatunya adalah hormon testosteron. Hormon ini dapat meningkatkan produksi sebumdan menyebabkan penebalan pada kulit. Kedua hal ini dapat menyumbat pori-poriserta memicu timbulnyajerawat. Makanya, banyak perempuan yang merasa semakin berjerawat saatmenjelang menstruasi karena pada saat itu, hormon estrogen menurun dan hormontestosteron meningkat.

Tidakbanyak informasi mengenai cara mengatasimasalah jerawat hormon. Namun, salah satu tips yang sering didengar adalahmengonsumsi obat-obatan yang dapat mengatasi ketidakseimbangan hormon. Tapi, tidak semua orang mau melakukanlangkah perawatan tersebut karena mengonsumsi obat-obatan sendiri dapatmenimbulkan efek samping. Jadi, jikatidak ingin terkena efek sampingnya, sebaiknya jangan sembarangan dalammengonsumsi obat. So, bagaimana cara mengatasi jerawat hormon yang aman?

Cara Mengatasi Jerawat Hormonal

Dilansir darilaman Halodoc, berikut ini beberapacara untuk mengatasi jerawat hormonal!

1. Terapi hormonal

Melansir dari Refinery29,salah satu perawatan untuk mengatasi masalah jerawat hormon adalah denganterapi hormonal, yaknikombinasi kontrasepsi oral atau pil. Dermatolog menjelaskan kalau kandunganestrogen dalam pil konstrasepsi dapat mengurangi produksi sebum dan hormonandrogen. 

Dari hasil pengamatan, hasil perawatan ini bisa terlihat usai konsumsi kontrasepsi oral danobat-obatan tertentu selama 3 bulan. Namun, bukan berarti kamu bisa membeli obat ini secara sembarangan, adabaiknya untuk berkonsultasi dengan dermatolog agar tahu konsumsi pilkontrasepsi yang tepat untuk mengatasi jerawat hormonal.

2. Spironolactone

Spironolactone adalah salah satu obat oral lainnya yangkerap diresepkan dermatologuntuk mengatasi masalahjerawat hormonal. Namun, dokter di bidang lain jarang meresepkan obat inikarena spironolactone merupakan obat tanpa label.

Artinya, obat ini didaftarkan untuk kebutuhan lain, yakni mengobati tekanan darahtinggi dan gagal jantung. Namun terlepas dari gangguan kesehatan itu, spironolactone merupakanpenghalang androgen. Artinya, obat ini dapat memperlambat produksi hormonlaki-laki dalam tubuh perempuan yang mengaibatkan minyak berlebih serta jerawat.

Dermatolog juga menjelaskan kalau spironolactone sangat bermanfaatpada perempuan dewasa dan pada mereka yang menderita PCOS (Sindrom PolikistikOvarium). Namun ingat, obat ini hanya boleh diresepkan dokter atau spesialisyang memiliki pengalaman lebih untuk boleh melakukannya. So, pastikan kamu berkonsultasi dengandermatolog untuk mengambil langkah pengobatan ini.

3 Skincare – Retinoid

Selain dapat merawat kulit dari tanda-tanda penuaan dini,retinoid ternyata dapatmelawan jerawat. Retinoid merupakan produk berbahan dasar vitamin A yang padadasarnya menghentikan sel kulit jadi lebih lengket. Artinya, retinoid mampu membantu mengurangikemungkinan pori-pori tersumbat dan mencegah pembentukan blackhead.

Namun, ada beberapa efek samping yang perlu diwaspadai, seperti iritasi dan kemerahan. So, dermatolog menyarankan untukmenggunakan retinoid dalam jumlah sedikit dan tidak terlalu sering pada awal pengguaan, kemudian bertahap seiring berjalannya waktu. Selain itu,gunakan retinoid pada malam hari karena produk ini membuat kulit rentanterhadap sinar matahari.

4. Skincare dengan kandungan acid

Tidakhanya karena hormon, adanya produksi minyak berlebih bercampur dengan sel kulitmati dapat menyebabkan munculnya jerawat. Untuk masalah seperti ini, kamu dapatmengatasinya dengan menggunakan skincare yangmemiliki kandungan acid atau asam.Kandungan acid yang paling umum ditemukan adalah asam glikolik atau glycolic acid. 

Asam ini membantu menghancurkan lapisan atas sel kulit matidan mencegah timbulnya nodajika rutin menggunakannya. Jenis asam lain seperti asam laktik juga memilikimanfaat yang sama dan cocok untuk kulit berjerawat yang sensitif. 

Itulah beberapa cara mengatasi jerawat hormonal. Kunci utamanyaadalah kamu perlu berkonsultasi dengan dermatolog untuk mendapatkan penangananyang tepat dan menghindari efek samping pada kulit. 

Selain itu, dermatolog juga dapat membantu memeriksakanjerawat hormonalmu jika berhubungan dengan gejala sindrom polisistik ovarium.Sebab, salah satu gejala penyakit ini adalah jerawat yang membandel di usiadewasa dan tidak dapat sembuhdengan pengobatan biasa. 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan dan Kecantikan

Bawa Orang Tua Berobat ke Penang? Perhatikan 3 Hal Ini!

Kesehatan dan Kecantikan

Mengenal Profesi Asisten Apoteker, Beserta Tugas dan Tantangan Terberat

Kesehatan dan Kecantikan

Beragam Makanan yang Harus Dihindari Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Jenis Olahraga yang Bisa Diterapkan di Rumah Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Ketahui Tips Perawatan Tubuh Sebelum Tidur yang Bisa Dicoba

Kesehatan dan Kecantikan

Cara Mengatasi Dampak Buruk dari Penggunaan Hair Dryer