Kitakini.news – Samahalnya dengan memilih skincare yanglain, membeli sunscreen atausunblock jugatidak boleh sembarangan. Jika sembarangan,kamu kemunginan besar tidak akan merasakan manfaat yang diharapkan. Yuk simak 7tanda di bawah ini yang menunjukkan jika kamu salah membeli sunscreen.
Tanda Kamu Salah Membeli Sunscreen
Dilansir darilaman Popbela, berikut initanda-tanda kamu salah membeli sunscreen. Lebih teliti lagi yuk!
1. Memiliki Aromayang Aneh
Jika mata atau hidung kamu mulai merasakan sesuatu yang aneh, sebaiknya hentikan penggunaan. Sunscreen yang lama akan mengeluarkan aroma aneh.
2. Adanya SensasiTerbakar Dikulit
Jika kamu merasakanadanya sensasi terbakar saat mengaplikasikan sunblock, segeralah berlindung darimatahari.
3. Menjanjikan WaterproofCoverage
"Sunblocktidak lagi diijinkan untuk mengklaim bahwa mereka waterproof, tapisebaliknya mereka menyatakan tahan air untuk jangka waktu tertentu seperti 40 atau 80 menit,"jelas Dr.Robinson seperti yang dikutip dari RD.
4. Mengandung Bahanyang Salah
Ini langkah yang penting, kamu harus memperhatikan labelkandungan bahan dengan baik. Sebaiknya, jangan pilih produk dengan kandungan avobenzone yang membuatnya tidakbekerja secara efektif di bawah sinar matahari.
5. Merupakan ProdukKombinasi
Jika menurut kamuproduk seperti moisturizeryang telah mengandung SPF akan menghemat waktumu, cobalah untukmempertimbangkannya lagi ya. "Saya tidak merekomendasikan moisturizer denganSPF, untuk alasan berbeda," ungkap Nava Greenfield, MD, dari SchweigerDermotology Group di kota New York seperti yang dikutip dari Byrdie."Meskipun pada labelnya tertera SPF 15 atau 30, jumlah yang kamu taruh diwajah tidak akan cukup melindungi dan telah dilarutkan oleh pelembap,"jelasnyalagi.
6. Tidak MemilikiBroad Speetrum
Sinar UVB merupakan penyebab kulit mudah terbakar. Nah, jika sunscreen yangkamu beli tidak mengandung broadspectrum, maka produk tersebut tidak bisa melindungimu dari sinarUVB.
7. Mengandung BahanKimia yang Berpotensi Menyebabkan Kanker
"Jangan beli sunscreen dengan oxybenzone, retinyl, palmitate atau PABA,"jelas Anna Guanche, MD, Dermatologis dan ahli kecantikan dari Bella SkinInstitute di California, seperti yang dikutip dari RD.