Kitakini.news - Jus
jeruk identik dengan minuman sekadar segar nan kaya vitamin C. Karena itu, orang sering luput kalau dia sejatinya baik untuk kesehatan jantung.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (27/6/2026), studi menemukan bahwa konsumsi jus jeruk secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Kolesterol tinggi diketahui sebagai salah satu faktor utama risiko penyakit jantung.
Tak hanya itu, penelitian lain menunjukkan minum dua gelas jus jeruk setiap hari selama 12 minggu dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Dan, tekanan darah yang lebih terkontrol berarti beban kerja jantung juga lebih ringan.
Namun, meski diyakini bagus untuk kesehatan, tapi tidak ada makanan super yang bisa sepenuhnya menangkal penyakit jantung.
Konsumsi jeruk atau jus jeruk perlu dibarengi pola makan seimbang, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Berikut penjelasan jus jeruk baik untuk jantung:
1. Serat
Dalam satu buah jeruk seberat sekitar 140 gram, terdapat sekitar 10 persen kebutuhan serat harian tubuh.
Penelitian yang dipublikasikan melalui National Center for Biotechnology Information menyebutkan, pola makan tinggi serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker usus besar, dan obesitas.
Serat membantu rasa kenyang lebih lama, mengontrol nafsu makan, serta mencegah kenaikan berat badan, faktor penting mengingat obesitas berkaitan erat dengan penyakit jantung.
2. Flavonoid
Khasiat jeruk untuk jantung diduga kuat berasal dari flavonoid, khususnya hesperidin dan naringenin.
Hesperidin berperan menurunkan tekanan darah dan bersifat antiradang, sementara naringenin membantu menjaga fungsi pembuluh darah dan melindungi sel jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
3. Likopen
Likopen merupakan antioksidan kuat yang banyak ditemukan pada jeruk jenis tertentu seperti jeruk pusar caracara.
Senyawa ini dikaitkan dengan penurunan risiko gangguan jantung karena kemampuannya melawan stres oksidatif.
4. Vitamin C
Jeruk seberat 140 gram mampu memenuhi sekitar 92 persen kebutuhan vitamin C harian.
Riset dari National Center for Biotechnology Information menunjukkan vitamin C dapat menurunkan risiko penyakit dan kematian akibat gangguan jantung, selama dikonsumsi rutin dan dalam jumlah yang tepat.
5. Folat
Folat berperan dalam metabolisme homosistein. Kadar homosistein yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.
Asupan folat yang cukup membantu menjaga kadarnya tetap stabil dan aman bagi jantung.
6. Potasium
Potasium dalam jeruk membantu mengatur tekanan darah dan keseimbangan cairan tubuh.
Meski tidak setinggi pisang, kontribusinya tetap penting dalam mendukung fungsi jantung yang sehat.