Kitakini.news - Belakangan marak orang men
cuci muka dengan air beras. Katanya, demi kecantikan kulit. Benarkah?
Yang jelas, secara unum tak masalah mencuci muka dengqlan air beras, namun dalam kondisi tertentu mengandung risiko juga.
Melansir berbagai sumber, Selasa (30/6/2026), air beras memang mengandung sejumlah senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan kulit seperti inositol, vitamin B, vitamin E, serta antioksidan
Penggunaan air cucian beras dalam perawatan kulit memiliki beberapa manfaat seperti membantu mencerahkan kulit dan meredakan iritasi ringan.
Bermanfaat juga untukmenjaga kelembapan dan membantu kulit tampak lebih kencang.
Pun, dapat membantu memperbaiki kondisi kulit yang kering akibat paparan bahan kimia tertentu, seperti sodium lauryl sulfate (SLS).
Namun, air beras yang merupakan bekas cucian beras tetap memerlukan cara pemakaian yang tepat agar manfaatnya bisa dirasakan secara aman.
Artinya, manfaatair beras tidak selalu sama pada setiap orang. Kandungan zat aktif di dalam air cucian beras bisa berbeda, tergantung jenis beras dan cara pengolahannya.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat cuci muka dengan air beras:
1. Pilih air beras yang bersih
Jangan menggunakan air cucian pertama karena masih mengandung kotoran dan sisa debu dari proses penggilingan.
2. Pastikan wadah penyimpanan bersih dan tertutup rapat
Air cucian beras sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin dan digunakan maksimal satu hingga dua hari untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur.
Jika air beras berubah bau menjadi asam atau terlihat mengalami fermentasi berlebihan, sebaiknya tidak digunakan.
3. Perhatikan jenis kulit
Pemilik kulit sensitif, berjerawat aktif, atau memiliki riwayat alergi disarankan untuk mencoba terlebih dahulu pada area kecil kulit atau berkonsultasi dengan dokter kulit.