Kitakininews.co.id - Memasuki usia Sekolah Dasar (SD) yakni 7 hingga 12 tahun, anak-anak biasanya mulai punya banyak kegiatan dan makin pintar memilih makanan atau minuman kesukaannya. Di fase ini, tak jarang ibu-ibu menghadapi "drama" harian karena anak mulai menolak minum susu. Padahal, di usia sekolah ini anak sangat membutuhkan nutrisi otak agar gampang menangkap pelajaran dan bisa konsentrasi di kelas.
Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, menyampaikan bahwa memenuhi kebutuhan gizi anak semestinya menjadi hal yang menyenangkan, bukan malah bikin ibu stres.
Fakta di lapangan memang menunjukkan bahwa anak-anak cenderung menghindari susu tawar. Berdasarkan riset Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2015, lebih dari separuh (53%) anak SD menolak susu putih biasa (plain). Sebaliknya, riset Universitas Negeri Surabaya (2016) membuktikan bahwa lebih dari separuh anak SD sangat menyukai minuman dengan rasa cokelat.
Dilema pun muncul. Di satu sisi anak maunya minum yang rasa cokelat, di sisi lain minuman cokelat biasa sering kali cuma menang di rasa enak, tapi kurang nilai gizinya.
Padahal, anak butuh asupan penting bernama DHA (Docosahexaenoic Acid). Sederhananya, DHA adalah nutrisi utama yang menjadi "batu bata" pembangun jaringan otak. Kalau DHA kurang, daya ingat dan fokus anak saat belajar bisa terganggu. Sayangnya, menurut catatan jurnal internasional British Journal of Nutrition (2016), 8 dari 10 anak Indonesia usia 4-12 tahun ternyata masih kekurangan asupan DHA dari standar yang ditetapkan WHO.
Menjawab keluh-kesah para ibu dan tantangan gizi tersebut, PT Mayora Indah Tbk menghadirkan terobosan baru. Saat ini telah hadir Champion, minuman cokelat pertama di Indonesia yang secara khusus diperkaya dengan DHA untuk anak usia sekolah. Selain kandungan DHA yang bertugas menutrisi otak anak agar tetap fokus, minuman ini juga dibekali dua keunggulan lain untuk mendukung aktivitas anak sehari-hari. Yang pertama dilengkapi dengan 10 jenis vitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh anak supaya tidak gampang sakit meski jadwalnya padat, dan kedua dilengkapi dengan cokelat malt yang memberikan tenaga atau energi yang tahan lama, sehingga anak tidak cepat lelah saat belajar maupun bermain.
"Setiap ibu punya cara sendiri untuk menunjukkan cintanya, dan salah satunya lewat apa yang mereka sajikan untuk keluarganya. Kami ingin Champion membantu para ibu menghadirkan pilihan bergizi yang sekaligus tetap memiliki rasa yang enak dan dinikmati anak-anak," jelas Haruman, Kamis (10/9/2026).
Ia menambahkan, manfaat gizi yang diberikan seorang ibu akan terasa lebih bermakna jika anak menyukainya dan meminumnya dengan senang hati. Dengan membawa pesan "Juara Enaknya, Juara Nutrisinya!", kehadiran produk minuman cokelat ber-DHA ini diharapkan bisa menjadi jalan tengah yang pas. Anak-anak tetap bisa menikmati minuman cokelat favorit yang lezat, sementara para ibu bisa bernapas lega dan tenang karena gizi untuk otak sang buah hati tercukupi tanpa harus lewat drama penolakan.