Sering Sakit Kepala Saat Puasa? Ini Penyebabnya

- Rabu, 12 April 2023 15:00 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202304/sakit_kepala_1.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Saat menjalankan ibadah puasa, tak sedikit orang yang mengeluhkan sakit kepala, pusing, atau migrain. Masalah ini umumnya lebih sering dialami oleh seseorang yang berpuasa di lokasi bercuaca panas dan waktu puasa yang lebih lama.

Masalah sakit kepala dan migrain memang lebih sering dialami oleh orang yang sedang melaksanakan puasa. Lalu, apa saja penyebab sakit kepala sering muncul saat berpuasa? Dilansir dari kompas, berikut ulasannya:

Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa1. Kadar Gula Darah Rendah

Sebagian orang percaya bahwa makan makannan yang banyak mengandung gula saat sahur akan membantu kadar gula darah tubuh sepanjang hari, padahal hal tersebut tidak benar. 

Dikutip dari Arab News, mengonsumsi makanan yang manis akan meningkatkan kadar insulin sehingga menyebabkan tubuh cepat merasa lapar. Setelah kadar gula darah turun, anda akan merasa lelah, pusing, dan kurang energi. Fluktuasi kadar gula darah ini dapat dihindari dengan memilih makanan yang kaya energi dengan pelepasan lambat (indeks glikemik rendah).

2. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan salah satu permasalahan paling umum selama berpuasa. Sebab, tubuh mengalami kekurangan asupan cairan selama berjam-jam alias sepanjang waktu berpuasa. Akibatnya, tubuh akan memberikan respons, dan salah satunya adalah sakit kepala.

Dehidrasi serta hilangnya garam dan gula dalam tubuh bisa menyebabkan sejumlah masalah, yaitu sakit kepala, pusing, lelah, tekanan darah rendah, peningkatan denyut jantung, demam, dan kehilangan kesadaran.

Guna menghindari dehidrasi selama puasa, pastikan tubuh tidak kekurangan asupan cairan dengan tetap mengonsumsi tidak kurang dari dua liter air mineral dalam sehari, yaitu dua gelas air mineral saat berbuka, empat gelas saat makan malam, dan dua gelas air saat sahur. Hindari minum minuman bergula tinggi dan soda yang mengandung kafein. Sebab, minuman tersebut dapat menyebabkan dehidrasi. 

3. Adiksi Kafein

Bagi yang terbiasa minum kopi di pagi hari, anda mungkin jadi lebih sering sakit kepala saat berpuasa. Mengurangi asupan kafein membuat pembuluh darah terbuka dan meningkatkan aliran darah ke otak. Perubahan aliran darah yang tiba-tiba ini bisa menyebabkan sakit kepala karena otak beradaptasi dengan peningkatan aliran darah.

4. Kurang Tidur

Kurang tidur merupakan faktor lain yang bisa menyebabkan banyak efek berbahaya, termasuk sakit kepala. Mengatur jam tidur selama puasa Ramadhan, menghindari kebiasaan begadang, dan tidur siang bisa membantu meredakan sakit kepala.

Oleh karena itu, usahakan berada di tempat yang sejuk, terhindar dari paparan sinar matahari, dan tidak berada di tempat panas saat siang hari untuk mengurangi risiko sakit kepala. Mengurangi penggunaan perangkat elektronik seperti gawai, laptop, dan televisi juga dapat membantu anda untuk tidur lebih nyenyak dan meningkatkan kualitas tidur.


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan dan Kecantikan

Bawa Orang Tua Berobat ke Penang? Perhatikan 3 Hal Ini!

Kesehatan dan Kecantikan

Mengenal Profesi Asisten Apoteker, Beserta Tugas dan Tantangan Terberat

Kesehatan dan Kecantikan

Beragam Makanan yang Harus Dihindari Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Jenis Olahraga yang Bisa Diterapkan di Rumah Untuk Turunkan Berat Badan

Kesehatan dan Kecantikan

Ketahui Tips Perawatan Tubuh Sebelum Tidur yang Bisa Dicoba

Kesehatan dan Kecantikan

Cara Mengatasi Dampak Buruk dari Penggunaan Hair Dryer