Kitakini.news – Cederadan kondisi medis tertentu seperti luka sayatan dapat menyebabkan pendarahan. Ini dapat memicukecemasan dan ketakutan, walaupun sebenarnyapendarahan bagian dari proses penyembuhan. Namun, kamu tetap harus memahami cara menangani atau menghentikan pendarahan akibatluka sayatan, serta kapan harus mencari bantuan medis.
Semua pendarahan perlu dikendalikan, karena jika dibiarkan bergitu saja pendarahan dapatmenyebabkan syok hingga kematian. Oleh karena itu, cara menghentikan pendarahankarena luka sayatan sangat pentinguntuk diketahui.
Cara Menghentikan Pendarahan karena Luka Sayatan
Jika luka cukup signifikan, segera bawa ke rumah sakit.Namun, jika lukanya tidak terlalu parah dan besar, kamu bisa menghentikanpendarahannya dengan beberapa metode mandiri.
Luka sayatan yang berdarah juga dapat diobati dengan cepatsembari menunggu bantuan medis.
Melansir dari laman Halodoc, berikut adalah beberapa cara untuk menghentikan pendarahan dari luka sayatan.
1. Tekan Luka yang Berdarah
Menerapkan tekanan atau menutupi luka terbuka yangmengeluarkan darah adalah langkah pertama untuk menghentikan aliran darah dariluka. Darah harus menggumpal untuk bisa memulai proses penyembuhan.
Gunakan kain kasa atau pembalut luka jenis lain untukmenutupi dan menekan luka. Kasa akan membantu proses pembekuan darah danmenahan darah di luka. Jika kamu tidak memiliki kain kasa, kamu dapat menggunakanhanduk bersih.
2. Tinggikan Bagian Tubuh yang Berdarah
Darah yang mengalir ke bawah akan lebih mudah terkontroldaripada ke atas karena arah gravitasi. Cara ini dapat digunakan untukmenghentikan pendarahan. Tangan yang terluka harus diangkat setidaknya lebihtinggi dari dada.
Saat darah melambat, lebih mudah untuk menghentikannyadengan dibantu tekanan langsung pada luka. Ingat, posisi tangan yang terlukaharus di atas jantung dan harus tetap menekannya.
3. Bersihkan Luka
Setelah menekan luka untuk menghentikan pendarahan, kamuharus membersihkan area luka dengan air dan sabun untuk menghilangkan kotoranyang masih menempel. Hindari penggunaan bahan antiseptik, seperti hidrogenperoksida, karena dapat menyebabkan iritasi serta memperparah luka.
4. Gunakan Perban untuk Menutup Luka
Kamu dapat menutup luka dengan perban kedap air jika lukaberada di area yang mudah kotor, seperti tangan, atau mudah terkena gesekanpakaian, seperti area lutut. Lakukan penggantian perban setiap hari dan segeraketika kotor atau basah, untuk menjaga luka tetap bersih dan kering.
5. Oleskan Krim Antibiotik
Jika luka tampak kotor, oleskan sedikit salep antibiotikuntuk menghentikan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Salep antibiotikdapat menyebabkan reaksi alergi dan ruam pada orang tertentu. Jadi, sebelummenggunakannya, konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu.
Itulah pembahasan seputar cara menghentikan pendarahanakibat luka sayatan.