Kitakini.news – Setiaporang berhak bahagia tanpa terkecuali. Namun, ada beberapa orang yang mengalamiketakutan berlebih saat merasa bahagia, atau mengidap cherophobia.
Seseorang yang mengidap kondisi ini sebaiknya mendapatkanpenanganan segera agar dapat hidup dengan normal. Agar bisa mendapatkanpenanganan, cara paling awal adalah memastikan gejalanya.
Gejala dari Cherophobia
Cherophobia adalah kondisi saat seseorang mengalami fobiaterkait perasaan bahagia yang tidak rasional. Pengidapnya takut untuk melakukanaktivitas yang dapat menimbulkan perasaan senang dan bahagia. Beberapa ahli medis mengklasifikasikanfobia ini sebagai gangguan kecemasan. Seseorang dengan kondisi ini belum tentumengalami kesedihan, tetapi hanya menghindari perasaan bahagia.
Melansir darilaman Halodoc, berikut ini beberapagejala cherophobia yang seringdirasakan, yaitu:
· Munculrasa cemas saat berencana pergi ke pertemuan yang memiliki sifatmenyenangkan, seperti pesta atau acara lainnya.
· Menghindari suatu perubahan yang positif karenatakut akan mengalami sesuatu yang buruk setelahnya.
· Menolak berbagai ajakan yang dapat menimbulkanperasaan senang.
· Memiliki pikiran jika mengalami bahagia berartisesuatu yang buruk bisa jadi setelahnya.
· Bagipengidap, mencoba bahagia hanya membuang-buang waktu.
· Berpikir jika bencana sering diikuti oleh nasib yang baik.
Psikolog atau psikiater akan melakukan penilaian dari semuagejala yang dirasakan dengan skala, jika perasaan takut akan bahagia tersebutsudah parah, maka pengobatan perlu dilakukan.
Cara Mengobati Cherophobia yang Efektif
Fobia akan perasaan bahagia termasuk dalam jenis gangguankecemasan. Jika kondisi ini sudah mengakibatkanbanyak gangguan pada kehidupan, ada beberapa pengobatan yang penting dilakukan, antara lain:
1. Terapi perilaku kognitif
Terapi bicara adalah salah satu tindakan yang dilakukanuntuk mengelola fobia, seperti konseling dan psikoterapi. Tindakan pengobatanini memang sangat efektif dalam mengatasi gangguan kecemasan.
Terapi perilaku kognitif dapat membantu seseorang untukmengidentifikasi serta mengatasi berbagai perilaku, serta suasana hati yangdapat menimbulkan perasaan takut bahagia.
Penderitacherophobia harus menghadapi perasaan takutnya agar lebih baik. Ahli medis akanmembiasakan pengidap untuk membuat kondisi atau situasi yang menimbulkan fobia,lalu mencari cara untuk menanganinya.
2. Melakukan Meditasi
Meditasi yang berbasis kesadaran dapat memberikan efekpositif pada masalah kecemasan. Hal ini dapat membangun tingkat kesadaran yangberkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut berbagaitindakan pengobatan lainnya yang dapatdilakukan agar perasaan cemas bisa diminimalisir:
· Teknik relaksasi.
· Menulis jurnal secara rutin.
· Melakukan latihan fisik.
So, itulah berbagai gejala dan cara mengatasi cherophobia yangbisa dilakukan agar kondisi terkait gangguan cemas menjadi lebih baik. Jikakamu merasakan gejala yang sama seperti disebutkan, sebaiknya segera melakukanpemeriksaan mental. Sehingga, penanganan bisa segera dilakukan.