Kitakini.news – Suhu dingin dapat mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. Haltersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, lapisan luar kulit mengandung minyakalami dan sel kulit mati yang menahan air di dalam kulit. Ini berguna untukmenjaga kulit tetap lembut, lembap, dan halus. Saat suhu turun, kadar air padakulit akan menurun sehingga kulit menjadi kering dan muncul ruam. Munculnya reaksi alergi padasuhu dingin diakibatkan karena beberapa faktor berikut ini:
· Sensitifterhadap sabun, seperti sabun penghilang bau, sabun antibakteri, deterjen, atau bahan kimialainnya.
· Mengalami masalah pada kulit seperti psoriasis atau eksim.
· Infeksibakteri dan virus.
· Alergilateks.
· Kelelahan.
Alergi dinginatau urtikaria dingin memilikigejala ringan sampai berat yang dapat membahayakankesehatan. Kondisi alergi ini kerap dialami olehorang dewasa. Alergi dingin terkadang diabaikan oleh penderitanya padahal jika tidak segera diatasi, alergi dingin mengakibatkan syok anafilaktik seperti penurunan tekanan darah secara drastis, susah bernapas, bahkan pingsan. Berikut ini tanda atau gejala alergi dingin yang dapat diketahui:
· Kemerahan.
· Pembengkakan.
· Gatal.
· Mengelupas.
· Benjolan.
· Lecet.
Jenis Obatuntuk Alergi Dingin
Ruam tidakhanya timbul pada satuarea tubuh saja, tetapi kerap kali muncul juga di area kaki, lengan, atau tangan.Beberapa kasus mungkin tersebar luas di sekujur tubuh. Gejala yang terjadi saatterkena alergi dingin dapat hilang dengan sendirinya. Tapi jika gejala semakin memburuk berikutbeberapa jenis obat yang dapat membantu meringankan gejalanya yangdilansir dari laman Halodoc:
1.Antihistamin
Obat untuk mengobati alergi dingin pertamayang sering digunakan adalah antihistamin. Obat ini bekerja dengan cara menghalangi produksi histaminberlebih oleh sistem kekebalan saat menerima rangsangan dingin. Antihistamin dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet,melalui suntikan, atau dalam bentuk krim. Biasanya suntikan diberikanuntuk kasus alergi yang parah.
2.Leukotriene Antagonis
Biasanya pemberianleukotriene antagonis dikhususkan untuk orang yang mengalami alergi dingin yang disertai gejalasesak napas. Obat ini bekerja dengan cara menghambat zat leukotrien, yakni partikel yang dapat menimbulkanperadangan dan terhambatnya aliran udara. Kondisi ini yang membuat penderita alergi dingin mengalami sesak napas.
3.Omalizumab atau Xolair
Omalizumab adalah jenis obat alergi dingin yangberguna untuk meredakan gejala biduran atau gatal. Biasanya obat alergi ini digunakanuntuk mengobati serangan asma sedang hingga berat.
Setiap orangmemiliki rangsangan yang berbeda ketika mengalami alergi dingin. Ada yang bisabertahan atau bahkan bisa bertambah buruk. Menggaruk dapat menyebabkan kulitiritasi dan berdarah. Hal tersebut memungkinkan bakteri masuk dan menyerangkulit sehingga pengidapnya bisa mengalami infeksi.
Sumber : Halodoc