Kitakini.news – Daunselada atau Lactuca sativa adalahsayuran yang berasal dari Mesir, dan sudah populer sejak ribuan tahun yanglalu. Manfaat daun selada bagikesehatan berbeda-beda di antara varietas selada, berdasarkan kandungannutrisinya. Namun, secara umum, sayuran ini mengandung kadar air yang tinggi,serta sedikit kalori, protein,lemak, karbohidrat, serat makanan, dan gula.
Mineral dan vitamin yang terkandung di dalam saun seladaadalah kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, dan seng. Selainitu, ada juga kandungan vitamin B seperti thiamin, riboflavin, niasin, folat,vitamin B6, vitamin A, C, E,dan K.
Dari berbagai nutrisiyang terkandung dalam daun selada, ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsinya. Melansir dari laman Halodoc, berikut beberapa manfaatnya!
Manfaat Daun Selada Bagi Kesehatan
1. Mendukung Kekuatan Tulang
Daun selada mengandungvitamin K. Vitamin ini dapatmembantu menguatkan tulang. Mengonsumsi vitamin K dalam jumlah yang cukup jugadapat mengurangi risiko patah tulang.
2. Membantu Hidrasi Tubuh
Daun selada mentah mengandung air dalam jumlah yang besar. So, salah satu manfaat yang dapat kamuperoleh jika mengonsumsi sayuran ini adalah membantu hidrasi tubuh.
Meskipun minum air yang cukup sangat penting, air dalammakanan juga dapat berkontribusi secara signifikan terhadap hidrasi. Jadi, selainminum air, kamu bisa jugamengonsumsi daun selada untuk mendapatkan tambahan cairan tubuh.
3. Mengoptimalkan Fungsi Penglihatan
Daun selada jugamengandung vitamin A yang dapatmemelihara kesehatan mata. Vitamin A dapat mengurangi risiko seseorangterkena katarak, serta membantu mencegah degenerasi makula.
4. Meningkatkan Kualitas Tidur
Ekstrak dari berbagai jenis daun selada juga telah terbuktimeningkatkan kualitas tidur. Namun, penelitian mengenai hal ini masih sangatterbatas. Jadi, belum jelas apakah selada dalam bentuk segar dapat menghasilkanefek serupa.
5. Menurunkan Kadar Kolesterol
Daun selada juga berpotensi menurunkan kadar kolesteroltinggi yang sering mengakibatkanpenyakit kardiovaskular dan kondisi berbahaya lainnya. Kadar kolesterol jahat yangtinggi berbahaya dan dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
Sebuah penelitian terhadap tikus pada 2009 di BritishJournal of Nutrition menguji dampak konsumsi selada terhadap lemak dankolesterol. Hasilnya menunjukkan penurunan kadar kolesterol yang signifikan,daripada tikus yang tidak makan selada.
Peroksidasi lipid peneliti simpulkan bertanggung jawab atasbentuk kontrol kolesterol ini. Hasil ini menunjukkan bahwa selada dapatberkontribusi sebagai metode untuk mengurangi faktor risiko penyakitkardiovaskular.