Kitakini.news - Negara
Arab Saudi melarangan penggunaan
kamera untuk merekam imam dan jamaah selama
salat berlangsung, termasuk ketika Tarawih di malam hari selama Ramadhan.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (22/2/2025), adalah Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi yang mengeluarkan kebijakan baru terkait prosedur ibadah di masjid itu.
"Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga kesucian masjid dan menjaga suasana yang sesuai untuk beribadah," bunyi pernyataan pihak kementerian tersebut.
Aturan ini juga mengatur perihal larangan penyiaran atau streaming langsung salat di berbagai platform media.
"Serta memastikan bahwa jamaah tidak terganggu," tambah pernyataan itu.
Selain itu, pihak kementerian juga mendorong para imam hingga khatib untuk mengikuti aturan tersebut.
Mereka diharapkan bisa membantu para jamaah untuk lebih beretika selama berada di masjid.
"Menekankan pentingnya para imam dan khatib untuk mematuhi pedoman kementerian dan membimbing jamaah untuk mematuhi etika yang tepat di dalam masjid," lanjut keterangan tersebut.
Selain itu, ada juga aturan baru yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi soal pengumpulan dana sumbangan hingga prosedur penyelenggaraan jamuan buka puasa di masjid.
"Pengumpulan sumbangan dana untuk penyelenggaraan jamuan buka puasa di masjid tidak diperbolehkan," bunyi keterangan itu.
Namun, jika jamuan tersebut diselenggarakan, maka harus diselenggarakan di tempat yang telah ditentukan di bawah pengawasan otoritas terkait, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan.