Kitakini.news - Punya niat tinggal dan menetap di Eropa, tepatnya Prancis? Segerakanlah. Pasalnya,
rumah di desa yang ada di negara itu dijual cukup murah.
Melansir berbagai sumber, Selasa (8/7/2025), harga murah untuk rumah di desa-desa yang ada di Eropa memang jadi fenomena tersendiri. Dan, ini terjadi di berbagai negara.
Di Prancis, desa yang dimaksud adalah Ambert. Desa ini berada di wilayah tenggara Prancis dan berpenduduk hanya 6.500 jiwa.
Kabarnya, kebijakan tersebut adalah bagian dari rencana lima tahun yang lebih luas dari pemerintah setempat untuk mencegah penyusutan populasi di Ambert.
Taktik ini merupakan bagian dari proyek yang lebih besar untuk mendorong orang pindah ke sana.
Pasalnya, tingkat kekosongan properti di bagian wilayah itu mencapai 60 persen. Makanya, pemerintah setempat kini menawarkan dua rumah dengan harga hanya 1 euro alias sekira Rp19 ribu.
Dan, sejauh ini, proyek yang lebih besar ini tampaknya berhasil.
Yang jelas, seperti banyak skema rumah 1 euro lainnya, baik di Prancis maupun yang lebih umum di Italia, skema ini tidak hanya datang dengan biaya tersembunyi, tetapi juga beberapa syarat dan ketentuan yang cukup signifikan.
Pertama, tidak ada pembeli rumah kedua yang diizinkan. Pembeli harus setuju untuk tinggal di properti tersebut minimal tiga tahun setelah rumah layak huni.
Jika tidak, mereka bisa menghadapi sanksi seperti harus mengembalikan dana hibah yang diberikan untuk renovasi. Ini berkaitan dengan persyaratan kedua.
Meskipun 1 euro sangat murah, kedua properti tersebut memerlukan perbaikan serius. Mulai dari atap dan insulasi hingga jendela baru dan instalasi listrik mungkin diperlukan.
Bahkan, siapa pun yang berkesempatan membeli salah satu dari dua rumah itu mungkin diminta untuk memberikan komitmen tertulis atas pekerjaan ini, dan menyertakan jadwal penyelesaiannya.
Ini jelas bukan proyek yang bisa dilakukan secara instan. Hal lain yang perlu diingat, di samping semua itu, adalah kemampuan berbahasa Prancis.