Kitakini.news - Federal Bureau of Investigation (FBI) alias polisi federalnya Amerika Serikat heboh. Pasalnya
lobster bernilai Rp6 miliar hilang dicuri orang.
Melansir berbagai sumber, Selasa (30/12/2025), lobster yang dimaksud dilaporkan hilang dalam perjalanan.
"Ini masalah yang sangat besar sampai lintas negara," ujar Dylan Rexing selaku CEO perusahaan logistik berbasis di Indiana, Rexing Companies.
Pengiriman tersebut berangkat dari sebuah gudang penyimpanan di Massachusetts dan dijadwalkan tiba di beberapa gudang ritel besar di kawasan Midwest.
Namun, hingga waktu yang ditentukan, muatan lobster tersebut tak pernah sampai ke tujuan.
Sebagai infomasi, lobster memang menjadi sasaran empuk karena di Amerika Serikat banyak restoran membutuhkan komoditi tersebut, apalagi menjelang tahun baru.
Harga jualnya yang tinggi dan permintaan pasar yang membludak membuat pencurian lobster terbilang tak kalah berharga dari barang lainnya.
Pihak perusahaan logistik yang menangani pengiriman menjelaskan modus yang digunakan pelaku tergolong rapi.
Identitas pengemudi diduga dipalsukan, lengkap dengan dokumen dan sarana komunikasi yang sulit dilacak.
Banyak pihak berwajib yang bahkan dibuat bingung dengan kejadian tersebut. Sebab diduga para pelaku sudah merencanakan pencurian secara terorganisir.
Itulah sebab, kasus ini pun tengah berusaha dipecahkan oleh kerjasama antara FBI dengan penegak hukum di Chicago dan Minneapolis.
Kasus yang sampai sekarang masih sulit dipecahkan ini memberikan momok menakutkan bagi banyak perusahaan.