Kitakini.news - Besok tiba Idul Adha atau Lebaran Haji atau Hari Raya Kurban. Dan, pada momen ini selalu ada
pembagiandaging kurban.
Dan, soal dagingkurban ini sejatinua tidak bisa srmbarangan. Ada aturan yang mengaturnya, termasuk dari hewan apa daging itu berasal.
Melansir baznas.go.id, Selasa (26/5/2026), jenis hewan yang dikurbankan akan memengaruhi pembagiandagingkurban berapa kilogram (kg).
Pasalnya, setiap hewan memiliki berat dan hasil daging bersih yang berbeda-beda, sehingga perhitungan harus disesuaikan.
Dan, dagingkurban tidak boleh dinikmati oleh satu pihak saja, melainkan harus dibagikan kepada tiga golongan yakni diri sendiri, kerabat atau tetangga, dan fakir miskin.
Berikut pembagiandagingkurban berdasarkan hewan kurbannya:
1. Kambing atau domba
Daging bersih dari hewan ini setelah disembelih biasanya berkisar antara 20 hingga 25 kg.
Dalam hal ini, pembagiandagingkurban berapa kg bisa dibagi menjadi 3 bagian: sekitar 8 kg untuk fakir miskin, 8 kg untuk kerabat atau tetangga, dan sisanya untuk yang berkurban.
2. sapi atau kerbau
Hewan yang dikurbankan secara kolektif (maksimal 7 orang), menghasilkan sekitar 120 hingga 140 kg daging bersih.
Maka, pembagiandagingkurban berapa kg per peserta bisa mencapai 17 hingga 20 kg.
3. Unta
Sebagai hewankurban yang jarang ditemukan di Indonesia, bisa menghasilkan hingga 300 kg daging bersih.
Dalam kasus ini, pembagiandagingkurban berapa kg sangat melimpah, dan sebaiknya lebih banyak diberikan kepada yang membutuhkan.
Catatan, pengetahuan tentang pembagiandagingkurban berapa kg berdasarkan jenis hewan ini penting agar tidak terjadi ketimpangan dalam distribusi dan setiap peserta memahami haknya masing-masing.