Kitakininews.co.id - Punya kawan yang tidak bisa dikritik? Pasti ada, pasalnya banyak sekali
orang yang tidak senang mendengar kekurangannya dibahas oleh pihak lain.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (25/7/2026), pada dasarnya, Kritik adalah tanggapan yang terkadang disertai dengan uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hal.
Kritik yang disampaikan dengan baik sebenarnya bisa menjadi kesempatan untuk berkembang.
Ada beberapa penyebab seseorang sulit menerima kritik. Salah satunya adalah rasa percaya diri yang rendah. Mereka takut kesalahan akan membuat dirinya dianggap tidak berharga.
Selain itu, kurang mengenal diri sendiri juga membuat seseorang lebih mudah goyah ketika menerima penilaian dari orang lain.
Artinya, sikap sulit menerima kritik justru dapat menghambat perkembangan diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun di lingkungan kerja.
Berikut ciri orang yang sulit menerima kritik:
1. Sulit mengendalikan emosi
Kritik sering memicu kemarahan, rasa malu, atau kecewa yang berlebihan.
Emosi tersebut membuat mereka sulit berpikir jernih sehingga lebih memilih membalas atau menolak kritik daripada mendengarkannya sampai selesai.
2. Selalu mencari pembenaran
Selalu memiliki alasan untuk membela diri. Mereka lebih fokus menjelaskan mengapa melakukan kesalahan daripada memahami inti dari kritik yang diberikan.
Akibatnya, mereka kehilangan kesempatan untuk belajar karena energi mereka habis untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.
3. Menganggap kritik sebagai serangan pribadi
Alih-alih melihat kritik sebagai masukan, mereka menganggapnya sebagai bentuk penolakan atau penghinaan terhadap diri sendiri.
Padahal, kritik biasanya ditujukan untuk memperbaiki perilaku atau hasil kerja, bukan menyerang kepribadian seseorang.
4. Langsung menyalahkan orang lain
Saat dikritik, mereka justru mengalihkan pembahasan kepada kesalahan orang lain.
Misalnya dengan mengatakan, 'Lalu bagaimana dengan kesalahanmu?'. Sikap ini membuat masalah utama tidak pernah benar-benar diselesaikan.
5. Menolak mengakui kesalahan
Mengakui kesalahan dianggap sebagai tanda kelemahan. Karena itu, mereka berusaha mempertahankan pendapatnya meskipun sudah jelas melakukan kekeliruan.
Sikap ini membuat proses belajar menjadi jauh lebih lambat.
6. Meremehkan pendapatorang lain
Mereka sering mengatakan bahwa hanya satu orang yang memiliki pendapat tersebut.
Contohnya adalah ucapan seperti, 'Tidak ada orang lain yang bilang begitu'. Padahal, bisa saja orang lain memiliki pendapat yang sama tetapi memilih untuk diam.
7. Menganggap semua kritik tidak adil
Apa pun bentuk masukannya, mereka selalu merasa diperlakukan tidak adil.
Padahal, kritik yang membangun biasanya diberikan berdasarkan pengamatan terhadap perilaku atau hasil kerja yang memang perlu diperbaiki.
8. Sulit melakukan perubahan
Setelah menerima kritik, tidak ada langkah nyata yang dilakukan.
Mereka tetap mengulangi kesalahan yang sama karena merasa tidak ada yang perlu diperbaiki.
Akibatnya, perkembangan diri menjadi terhambat dan orang lain pun bisa kehilangan kepercayaan.
9. Mudah merasa menjadi korban
Orang yang sulit menerima kritik sering merasa dirinya selalu diperlakukan tidak adil.
Mereka mungkin berkata bahwa semua orang selalu menyalahkannya atau merasa sengaja dijadikan sasaran.
Padahal, kritik tersebut diberikan untuk membantu mereka berkembang.