Kitakini.news -Gelombangpetisi kampus yang berisi kritik terhadap kondisi politik saat ini masih terusbergulir. Kali ini sejumlah guru besar, dosen alumni Universitas Sumatera Utaramenyampaikan keprihatinan sekaligus pernyataan sikap terhadap Presiden JokoWidodo yang tidak netral dalam pelaksanaan pemilu 2024.
Bertempatdi Gedung Pancasila Pendopo Universitas Sumatera Utara, Senin (5/1/2024),sejumlah guru besar, dosen alumni menyampaikan sikap atas rusaknya nilai-nilaietika dan prilaku dalam sistem perpolitikan saat ini.
Gerakanmoral ini dilakukan karena saat ini terjadi berbagai upaya pelemahan demokrasiyang coba dilakukan pemerintah saat ini.
MenurutGuru Besar Fakultas Teknik USU, Nurlisa Ginting, terdapat 3 poin pernyataanyang disampaikan dalam aksi tersebut.
Diantaranyaadalah pesan kepada presiden sebagai kepala negara beserta jajaranya untukbersikap netral. Penyelanggara pemilu harus memastikan tidak akan ada celahkecurangan sekecil apapun.
Sertapesan kepada TNI dan Polri untuk bekerja secara profesional dan maksimal dalammengamankan seluruh proses demokrasi.
Tampakhadir beberapa guru besar lainnya seperti Profesor Doktor Ningrum Sirait, gurubesar hukum USU, serta alumni USU yang juga mantan Walikota Medan, AkhyarNasution.