Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Pemprovsu Anggarkan Rp370 Miliar

Heru - Rabu, 20 Maret 2024 00:57 WIB
Dok. Diskominfo Sumut)
Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin saat mengikuti rapat evaluasi pencapaian target Prevalensi Stunting bersama TPPS yang dipimpin Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Kitakini.news -PenjabatGubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Hassanudin menyampaikan tetap mengikuti danmendukung program Percepatan PenurunanStunting dari Pemerintah Pusat. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumut(Pemprovsu) tahun 2024 menganggarkan Rp370 miliar.

"Pemprovsuakan senantiasa mengikuti arahan Wapres, kita pun berkomitmen melakukanberbagai upaya penanganan stunting," ujar Hassanudin usai mengikuti rapatevaluasi Pencapaian Target Prevalensi StuntingTim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang dipimpin Wakil Presiden Ma'rufAmin, di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Hassanudinmenjelaskan, pada tahun 2024 pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp370miliar untuk penanganan Stunting.Sedangkan untuk tahun 2023, telah terealisasi dana penurunan Stunting di Sumut, diantara lain Rp39miliar dana DAK fisik penurunan Stunting,dan DAK non fisik sebesar Rp184 miliar, serta Bantuan Operasional Kesehatan(BOK) Puskesmas Rp92 miliar.

Adapunberbagai program yang dijalankan di Sumut, antara lain penguatan kelembagaanseperti penguatan peran Posyandu dan koordinasi lintas sektor. Kemudianmemperkuat intervensi gizi spesifik seperti mendistribusikan tablet tambahdarah pada ibu hamil dan remaja putri, penambah daya tahan tubuh pada ibu hamildan balita.

Selainitu, telah dibentuk Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di 31 kabupaten/kota,pendampingan tim pendamping keluarga yang saat ini telah mencapai 98 persen.Telah dibentuk tim audit kasus stunting, serta dilakukan rembuk stunting baikdi tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

BerdasarkanSurvei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka prevalensi stunting Sumutberada pada angka 21,1 persen. Hassanudin mengatakan pada tahun 2023, prevalensiSumut ditargetkan turun menjadi 18,55 persen.

"Tahun2023 target penurunan stunting (Sumut) di angka 18,55 persen dan seterusnya ditahun 2024 ini menjadi 14,92 persen optimis dapat kami capai tentunya dengandukungan serta sinergi semua pihak," tuturnya.

Sementaraitu, Wapres RI Ma'ruf Amin menyampaikan berdasarkan hasil survei kesehatanIndonesia tahun 2023, prevalensi stunting nasional hanya turun 0,1 persen dari21,6 menjadi 21,5 persen. "Ini menjadi perhatian. Artinya angka ini tidakseusai target penurunan," pungkas Ma'aruf Amin. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Gubsu Tanggapi Polemik Ijazah Gibran

News

Kisah Nyata Pendampingan Stunting hingga ke Lorong-Lorong di Kota Medan

News

Orang Tua Korban Keracunan MBG di Karo Menanti Kepulihan Anak Mereka

News

Memprihatinkan, Dua Siswa Korban Keracunan MBG Asal Karo Dirujuk ke RSCM Jakarta

News

Wong Cun Sen Konsisten Bantu Penderita Stunting di Medan Tembung

News

Tinjau Korban Keracunan MBG ke Rumah Sakit, Gibran Minta Maaf ke Pihak Keluarga