Pembukaan Rakerwil II PW Al-Washliyah Sumut, Persiapkan Kader di Pilkada

DIB : Hasil Pemilu 2024, Bukti Bahwa Kita Tuan Rumah di Sumut
M Iqbal - Minggu, 28 April 2024 10:45 WIB
Teks foto : Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara saat memberikan sambutan di acara Rakerwil II Sumut di Prima Hotel, Kualanamu. (Firman)

Kitakini.news -Sebagai calon anggota DPD RIterpilih di Pemilu 2024 lalu, Dedi Iskandar Batubara mengklaim bahwa kemenanganitu karena nama besar Al-Jam'iyatul Washliyah di Provinsi Sumatera Utara(Sumut), hingga perolehan suara mencapai 1 Juta lebih. Karena itu, dalammomentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, organisasi ini mempersiapkandiri mengajukan kadernya sebagai bakal calon untuk mendaftar.

Hal itu diungkapkan DediIskandar Batubara dalam sambutannya selaku Keta PW Al-Washliyah Sumut padakegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II 2024 di Hotel Prima, Kualanamu,Sabtu (27/4/2024) sore. Hadir diantaranya Ketua PB Alwashliyah Dr Ismail Efendy,Sekretaris PW Al-Washliyah Sumut Alim Nur Nasution, para Ketua Pengurus Daerahse-Sumut serta pimpinan organ bagian yakni Muslimat, APA, Isarah, Himmah, GPA,Himmah dan IPA, serta lembaga dan Majelis.

Dedi Iskandar Batubara (DIB)menyampaikan bahwa pasca Pemilu Legislatif 14 Februari 2024 lalu, dirinya yangmencalonkan diri untuk ketiga kalinya itu mendapat rekomendasi dari organisasiuntuk maju, bersama dengan para calon anggota legislatif, baik DPRDkabupaten/kota, DPRD provinsi maupun DPR RI. Hasilnya, sejumlah nama masukdalam daftar kandidat terpilih sebagai anggota dewan.

"Terimakasih, Pemilu lalu kita(Al-Washliyah) sudah berkontribusi, 1.081.487 suara. Semua pencapaian,sekaligus bukti bahwa kitalah tuan rumah di Sumatera Utara," sebut Dedi.

Raihan tersebut katanya,memecahkan rekor suara Almarhum H Abdul Halim Harahap, Ketua Al-Washliyah Sumutyang waktu itu mendapat 810.232 suara. Sekaligus juga menjadi pemenang yanghampir sama persentasenya dengan kemenangan fenomenal Alfiansyah Komeng (calonanggota DPD RI dari Jawa Barat) dan La Nyala Mattaliti (Jawa Timur). Meskipun secarajumlah lebih kecil karena perbedaan jumlah DPT yang signifikan (3 kali lipat).

"Kenaikan suara di semua kabupaten/kotaitu, tentu bukan karena hebatnya saya sebagai ketua wilayah. Itu semua karenakeberkahan Al-Jam'iyatul Washliyah. Saya merasa tidak ada apa-apanya. Nggak mungkinkenal orang tua kita di desa-desa sana, kalau tidak tuan-tuan yang menyampaikan,guru-guru kita, group whatsapp, berantai. Jujur saja, dari pencapaian itu,secara politis merepotkan saya, tetapi secara kebanggaan ber-Washliyah kitaberhasil menunjukkan bahwa Kamilah tuan rumah di Sumatera Utara ini," jelasnya.

Sementara terkait PilgubSumut, Dedi Iskandar Batubara menegaskan bahwa Washliyah menyiapkan kader-kadernyayang potensial dan memiliki kemampuan personal. Karenanya ia mengaku tawaran untukmenjadi peserta Pilkada, adalah karena nama besar Washliyah secara organisasi.

"Kalau yang dilihat adalah DediIskandar Batubara, saya ini nggak ada apa-apanya. Tetapi kalau yang merekalihat adalah Al-Washliyah, kita akan mulai pembicaraan. Karena kita mendapatkehormatan luar biasa pasca Pemilu. Semua melihat Washliyah," sebutnya.

Selain itu, Dedi juga menilaibahwa para Ketua Pengurus Daerah di kabupaten/kota, yang merupakan representasiAl-Washliyah, juga punya harga yang sama dengan ketua wilayah. Sehingga, jikaada kader yang maju di Pilkada, organisasi harus mendukung, medorong dan salingmembantu.

"Kami di Washliyah tidakkekurangan kader. SDM-nya cukup, kapasitasnya, integritasnya, kualitasnyacukup. Yang kurang dari kami cuma isi tas (politik uang). Tetapi kalau dikonversi1,08 Juta suara itu, anda nggak akan bisa bayar. Jadi misalnya, jika bukansaya, ada kader Washliyah yang bobotnya sama. Jadi kalau ada tawaran kandidat,kita akan pilihkan siapa kadernya," pungkasnya.

Senada dengan itu, Ketua PBAl-Washliyah, Ismail Efendy mengatakan bahwa mesin organisasi merupakan modalyang kuat untuk mengantarkan kader meraih kursi di Pemilu maupun di Pilkada.Karenanya, ia mengapresiasi pernyataan Ketua PW, Dedi Iskandar Batubara yangterpilih melalui kesepakatan organisasi, serta berhasil memenangi 1 Juta suarayang diklaim sebagai kerja bersama keluarga besar AL-Jam'iyatul Washliyah.

"Karena sudah diakui, memangitu kerja organisasi. Ketua Wilayah bisa kita antar ke DPD RI dengan 1 Jutasuara. Kini secara mutlak, berarti semua mesin organisasi jalan," sebutnya yangmeminta perangkat di tingkat bawah lebih diperkuat dan ditambah.

Usai pembukaan Rakerwil II,kegiatan dilanjutkan dengan tepung tawar calon jamaah haji yang akan berangkattahun ini. (*)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

PD Al Jam’iyatul Washliyah Siantar Masa Bakti 2026-2031 Dilantik

News

Wong Chun Sen Terima Audiensi GP Al Washliyah Kota Medan

News

Ramai Kantor Desa Petumbukan Deliserdang, Gubernur Turun Tangan Soal Madrasah Al-Washliyah

News

Madrasah Alwasliyah Disegel Pemkab Deliserdang, Ratusan Siswa Terlantar

News

Gedung Sekolah Disegel Pemkab Deli Serdang, Zakky: Bupati Tak Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

News

Seng Atap Universitas Al Washliyah "Terbang" ke Tengah Jalan