Pengelolaan Sumber Daya Air, Indonesia Usulkan 4 Gagasan di Pertemuan World Water Forum

Guruh Ismoyo - Senin, 20 Mei 2024 00:03 WIB
(Humas Setkab/Rahmat)
Menteri Komunikasi dan Informatika didampingi Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri memberikan keterangan pers, di Ruang Media Center, Bali Nusa Dua Convention Center 2, Minggu (19/5/2024)

Kitakini.news -Pemerintah Republik Indonesiagetol memperjuangkan 4 hal pokok dalam pengelolaan Sumber Daya Air Global padapertemuan World Water Forum ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali,Denpasar, Minggu (19/5/2024).

Direktur Jenderal Kerja SamaMultilateral, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tri Tharyat kepada awak media,di Media Center, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) 2, Badung, Bali,Minggu (19/05/2024).

"Pertama adalah kesepakatan internasional melalui SidangMajelis Umum PBB terkait dengan penetapan Hari Danau Sedunia (World Lake Day).Ini akan menjadi satulegacyyang penting dari WWF," ujarDirektur Jenderal (Dirjen) Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri, TriTharyat di Bali, Minggu (19/5/2024).

Tak hanya itu, kata Tri, Indonesia juga mengusulkanpembentukanCentre of Excellenceterkait dengan isu-isu airdan perubahan iklim serta resiliensi dari kedua situasi tersebut.

"Ketiga adalah apa yang dikenal dengan istilahIntegratedWater Resources Management(pengelolaan sumber daya air secaraterintegrasi), khususnya di pulau-pulau kecil yang sangat menjadi kepentingankita dengan pulau-pulau kecil yang sangat banyak dan juga kepentingannegara-negara berkembang kepulauan kecil," beber Tri.

Terakhir, masih kata Tri, Indonesia juga akan berupayamenghasilkan lebih dari 100 proyek konkret di bidang air yang telah dikurasiKementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman danInvestasi (Kemenko Marves), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), serta KementerianPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurutnya, penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 kali ini memiliki nilai-nilai dankegiatan yang berbeda dibandingkan penyelenggaran WWF sebelumnya.

"Untuk kali pertama di dalam sejarah World Water Forum sejakyang pertama dilakukan di Maroko, hingga hari ini baru menjadi forum yangpertama kali ada segmen kepala negara yang kita sebut denganHighLevel Meeting.High Level Meetingsudah dikonfirmasiakan dihadiri oleh perwakilan dari 48 negara dan organisasi internasional,"jelasnya.

Selain itu, untuk kali pertama dalam sejarah World WaterForum akan dihasilkan deklarasi tingkat menteri tanpa negosiasi, melainkanhanya dalam bentuk konsultasi.

"Yang paling penting dalam pelaksanaan kegiatan World Water Forum ke-10. Ini adalahselain kegiatannya yang akan terus diingat sebagai satu kegiatan yang sangatfenomenal dari sisi pelaksanaan, tapi dari Legacyjuga akan kita tinggalkan apa yang kita sebut kompendium. Jadi kumpulan proyekyang sudah dikurasi oleh kementerian/lembaga terkait di Indonesia," paparnya.

Lebih lanjuut Tri menjelaskan bahwa untuk pertemuantingkat menteri (Ministerial Meeting) telah terkonfirmasi akan dihadirisebanyak 108 negara dan 30 organisasi internasional. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Tertarik Bisnis Glamping, Christian Sugiono Pilih Bali Jadi Lokasi

News

Tidak hanya Dibikin Jus, Dimakan Langsung, atau Dimasak Fajri, Air Rendaman Nanas juga Bermanfaat

News

Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta

News

Wabup Kutai Tinjau Pengembangan Agribisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang

News

Walikota Siantar Lantik Direktur Teknik Baru Perumda Tirta Uli

News

Cuci Muka dengan Air Beras Jangan Sembarangan, Bisa Picu Masalah Kulit