Ratusan Kapal Nelayan di Sibolga-Tapteng Dua Bulan tak Melaut

Azzaren - Senin, 27 Mei 2024 14:25 WIB
Teks foto : Akibat penerapan harga patokan ikan sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 97 tahun 2021, ratusan kapal di Sibolga dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara tak melaut. (Khottob)

Kitakini.news -RatusanKapal Nelayan di Sibolga, Sumatera Utara, sejak dua bulan terakhir tak melautdan tertambat pemiliknya di sejumlah dermaga tangkahan di perairan laut Sibolgadan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Takmelautnya ratusan kapal nelayan ini, Ketua Dewan Perwakilan Daerah HimpunanNelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Sumatera Utara, Azlinda Hutagalung, Minggu(26/5/2024), bersama Pimpinan DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori melakukanpemantauan langsung lewat perairan Sibolga, ke sejumlah dermaga sandar kapalnelayan yang tak melaut.

Akibattak melautnya ratusan kapal ini, ribuan ABK dan nelayan sejak dua bulanterakhir terpaksa menganggur.

MenurutAzlinda, tak melautnya ratusan kapal ini sebagai dampak akibat penerapan hargapatokan ikan sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nmor 97 tahun2021.

Dimanapenerapan keputusan ini diterapkan untuk penghitungan pungutan hasil perikananatas jenis penerimaan negara bukan pajak.

Dimanadalam penerapannya di Sibolga, dianggap tak sesuai karena harga dari satu jenisikan sesuai kualitasnya dapat berbeda-beda jauh di bawah harga patokan ikanyang ditetapkan pemerintah.

Pascamelakukan pemantauan bersama Pimpinan DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori,berharap ada solusi dari pemerintah pusat terhadap penerapan kebijakan ini.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Pasca Banjir, Lapas Sibolga-Tapteng Dipadati Keluarga Besuk Warga Binaan

News

127 PMI Ilegal dari Malaysia Terdampar di Perairan Laut Deli Serdang