Kitakini.news - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah atau HariRaya Qurban, Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkankewaspadaan terhadap potensi pencurian ternak.
Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan ProvinsiSumatera Barat memperkirakan pada Idul Adha 2024 ini, Sumatera Barat akanmenyembelih lebih dari 35 ribu ekor hewan kurban.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan kebiasaansetiap tahun, potensi pencurian ternak cenderung meningkat menjelang perayaanbesar seperti Idul Adha, seiring dengan meningkatknya permintaan terhadap hewanqurban.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama para peternak dan pemilik ternak,untuk lebih waspada dan meningkatkan pengamanan terhadap hewan ternak mereka,"ujar Kombes Pol Dwi Sulistyawan.
Dia mengajak dan mengingatkan masyarakat, untuk memastikan kandang ternaknyadalam kondisi terkunci dan ada pengawasan ekstra, terutama pada malam hari.
"Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas terhadap pencurian ternak, pihakkepolisian telah meningkatkan patroli di area rawan pencurian ternak," ujarnya.
Dia meminta masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepadapihak berwajib secepat mungkin, karena informasi dari warga sangat pentinguntuk mencegah dan menindak aksi kriminal ini.
Kombes Pol Dwi Sulistyawan juga memberikan beberapa tips kepada masyarakatuntuk mencegah pencurian ternak, seperti penggunaan kandang yang aman denganmemastikan kandang ternak memiliki kunci yang kuat dan sulit untuk dibobol.
Selain itu juga memberikan penerangan yang cukup dengan memasang lampupenerangan di sekitar area kandang untuk meminimalisir risiko aksi pencurianpada malam hari.
Kemudian katanya, melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi ternak danlingkungan sekitar kandang. Kalau bisa gunakan CCTV atau alarm untukmeningkatkan keamanan.
Dwi juga mengingatkan masyarakat, untuk tidak membeli hewan ternak dari sumberyang tidak jelas atau tanpa dokumen yang lengkap, karena hal ini dapatmemperkuat jaringan pencurian ternak. (**)