Kitakini.news - Lukman, seorang penjual bakso yang sejak kecil memilikicita-cita menunaikan ibadah haji, berkat dan doa dan kerja kerasnya, Ia akhirnyabisa berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan Ibadah Haji tahun 2024 di usiayang relatif muda, yakni 35 tahun.
Melansir dari laman resmi Kemenag.go.id, Jumat (7/6/2024), Lukman adalah warga Kecamatan NgemplakKabupaten Boyolali. Ia mengais rezeki dengan berjualan bakso bakar.
Setiap hari ia mangkal disekitar Bandara Adi SoemarnoSurakarta, sebagai bandara yang menjadi titik tolak keberangkatan jemaah hajike Tanah Suci.
Lukman telah menekuni usahanya sejak awal 2012, di kalapernikahannya berusia satu tahun. Karena merupakan satu-satunya penjual baksobakar di Bandara, ia memiliki banyak pelanggan.
Mungkin dengan cita-citanya sejak kecil untuk bisa haji,Allah SWT mempermudah rezekinya. Dengan bantuan sang istri, dalam sehari Lukmanmengaku mampu meraup omset Rp400.000 hingga Rp500.000
Penghasilannya itu ia gunakan untuk kebutuhan keluarga,dan sebagian ia tabung untuk daftar haji. Dari tabungan setahun, ia bisa daftarhaji pada akhir 2012.
"Penghasilan saya dari jualan saya gunakan untuk memenuhikebutuhan keluarga. Sebagian saya sisihkan untuk tabungan haji. Akhirnya padaakhir tahun 2012 uang terkumpul dan saya segera daftar haji," terangnya.
Lantaran dananya hanya cukup untuk satu orang, ia pun daftarhaji sendiri tanpa sang istri. Ditanya perihal bekal untuk istri dan kelimaanaknya, ia mengaku sudah memiliki tabungan yang cukup.
Bagi Lukman, jika ingin berhaji harus memiliki keinginan yangkuat, baik doa dan usaha. Sebagaimana orang tua Lukman yang mengajari doa hajisejak kecil.
"Bapak saya mengajari saya doa haji sejak kecil, walaupunsaya dari keluarga sederhana. Setiap salat saya selalu berdoa agar dimampukanhaji," ucap Lukman.
Menurut Lukman pula, siapa pun bisa haji apabila sudah adaniat dan dipanggil oleh Allah. "Tekad awal saya adalah saya ingin haji. Janganmenunggu kaya, tapi usahakanlah sejak dini," tuturnya. (**)