Kitakini.news -ChokyIndra orangtua siswi SMAN 8 Medan yang tidak naik kelas, mengadu ke poskopengaduan pungli pendidikan rumah nalar Prabowo Subianto presiden terpilih yangada di Jalan Sei Serayu Medan, Rabu (26/6/2024).
Tidak hanya sendiri, kedatangan Choky juga ditemani anaknya MS. Setibanya Chokybersama anaknya, keduanya pun langsung masuk ke ruangan pemeriksaan di lantaidua untuk diambil keterangannya dalam pengusutan dugaan kasus korupsi sertaperkara sentimen kepala sekolah yang tidak naikkan kelas MS.
Setelah beberapa menit diperiksa oleh pengurus posko pengaduan rumah Prabowotersebut, Choky dan anaknya keluar dari ruangan.
Menurut Wakil Direktur Rumah Nalar Prabowo, Zawil Huda Mutaid, segala aduannyasudah diterima dan akan ditindaklanjuti ke Disdik dan Polda Sumut.
Apabila tidak ada respon, pihak rumah nalar Prabowo Subianto akan ke pusat agardiselesaikan Calon Presiden terpilih Prabowo Subianto aagar kasus ini diusutlangsung oleh kementerian pendidikan.
Sementara itu menurut Orangtua MS, Choky Indra mengatakan bukti-bukti korupsi Kepseksudah dilampirkan ke pihak rumah nalar Prabowo.
Choky meminta hak anaknya dikembalikan dan Rosmaida Asianna Purba statusjabatannya sebagai kepala SMA Negeri 8 Medan segera dicopot. Karena dinilaisudah melanggar hukum dan etika profesi guru. (**)