Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah RI Akan Lakukan Kontrak Haji Per 3 Tahun

Guruh Ismoyo - Senin, 01 Juli 2024 15:03 WIB
(Kemenag.go.id)
Dirjen PHU Hilman Latief berkunjung ke Wamenhaj Saudi Abdul Fattah Masyath

Kitakini.news - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membuka peluangdilakukannya kontrak jangka panjang 3 tahun dalam Penyediaan Layanan Dalam PenyelenggaraanIbadah Haji. Artinya, kontrak layanan haji ke depan tidak lagi akan dilakukansetiap tahun.

Inovasi baru layanan penyelenggaraan haji ini dibahasbersama oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama Wakil MenteriHaji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah Masyath di kantor Kementerian Haji danUmrah Arab Saudi, Makkah baru-baru ini.

Hadir pada pertemuan tersebut delegasi PPIH dipimpin olehDirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief. Hadir Direktur LayananHaji Luar Negeri Subhan Cholid, Direktur Pengelolaan Dana Haji RamadanHarisman, serta Konsul Haji pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia diJeddah, Nasrullah Jasam.

"Salah satu yang muncul dalam surat yang disampaikankepada Menteri Agama Republik Indonesia dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudiadalah mengenai kontrak tiga tahun, khususnya di Masya'ir," imbuh Hilman Latiefdi Arab Saudi melansir dari laman resmi Kemenag.go.id, Senin (1/7/2024).

Hilman melihat Kerajaan Saudi mendorong agar semua misihaji, termasuk Indonesia, bisa mempersiapkan lebih dini penyelenggaraan ibadahhaji tahun depan. Selain itu, proses kontrak layanannya juga dilakukan dalamjangka panjang. Sehingga, persiapan-persiapan fasilitas bisa dilakukan dalamkontrak tiga tahun.

"Dengan kontrak jangka panjang, maka waktunya menjadilebih cukup untuk mempersiapkan layanan secara lebih baik. Ada kepastianpenggunaan, ada kepastian kerja sama, dan ini nanti kita jajaki bersama kedepan," bebernya.

"Kita diskusikan juga mengenai tempat, terkait kesediaandan kepastian tempat pada saat Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina), sertaskenario-skenario baru yang bisa dijalankan, dikembangkan, dan diperkuat olehmisi haji, termasuk Indonesia," terangnya.

Hilman Latief dalam pertemuan ini menyampaikan terimakasih kepada Wamenhaj Abdul Fattah Masyath atas dukungan yang diberikan kepadamisi haji Indonesia selama penyelenggaraan haji 1445 H. Selain soal kontrakjangka panjang, kedua pihak mendiskusikan beberapa regulasi yang telahdijalankan serta perubahan regulasi tentang haji.

"Dari hasil diskusi, nampaknya akan ada beberapaperkembangan yang saat ini mereka masih rumuskan untuk penyelenggaraan hajiyang akan datang, baik reguler maupun haji khusus. Ini akan terus kita updateke depan," lanjutnya.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, kata Hilman,menyampaikan apresiasi kepada misi haji Indonesia atas suksesnya pelaksanaanmurur saat puncak haji di Armuzna. Ke depan, PPIH akan merumuskanskenario-skenario baru untuk memberikan kemudahan dan kenyamaan bagi jemaahdalam menjalani ibadah. Misalnya, tanazul yang terorganisir dengan baik danlebih siap

"Mudah-mudahan apa yang disampaikan Wamenhaj tentangkesiapan tempat selama di Arafah dan Mina bisa menjadi landasan bagi kita untukmenetapkan kemungkinan pemetaan kuota bagi jemaah haji Indonesia di masamendatang," tegasnya.

Hilman menambahkan, Wamenhaj dalam pertemuan ini jugamengapresiasi upaya Indonesia dalam menekan angka kematian. Data SistemKomputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat, sampai hari ini, ada 329 jemaahwafat. Angka ini jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu (586 pada rentangoperasional yang sama).

Sebagaimana diketahui, Indonesia menerapkan syaratistithaah kesehatan sebelum jemaah haji melakukan pelunasan. Hilmanmenggarisbawahi pentingnya untuk terus memperkuat skema istithaah kesehatan inipada operasional haji 1446 H/2025 M.

"Kita berharap ke depan bisa lebih rendah lagi. Ini bahanevaluasi kita juga dalam memperkuat skema istithaah jemaah," tandasnya. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Anaknya Kembali Dirawat Pasca Keracunan MBG Orangtua Korban Curhat ke Sutarto

News

Denny Sumargo Botaki Rambut Demi Peran, Tidak Suka Pakai Bald Cap

News

Pendapatan RS Haji Medan Tumbuh Signifikan, Targetkan Rp203 Miliar di 2026

News

Sakit hingga Jelang Wukuf saat Haji, Intan Nuraini: Kita Tuh Dituntut untuk Sehat

News

Terlilit Hutang untuk Ongkos Naik Haji, Tukang Cuci Pakaian dapat Bantuan dari Pemerintah

News

Spanyol Cukur Arab Saudi 4 Gol Tanpa Balas, Lamine Yamal Buka Jalan