Kitakini.news -Untuk mengatasi persoalankemiskinan dan pengangguran di Sumatera Utara (Sumut), diperlukan pendekatanyang komprehensif dan berkelanjutan.
"Pendekatan ini diharapkan jadi salah satu solusi yangdapat diterapkan berdasarkan strategi nasional dan lokal," ujar Anggota DewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Ahmad Darwis kepada wartawan di ruangkerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (3/7/2024).
Hal ini dikatakan Ahmad Darwis merespon fenomenatingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Sumut yang berimbas pada masalahsosial.
Darwis menjelaskan, sejumlah pendekatan yang perlu dilakukan diantaranyapemerintah daerah perlu memperbarui data kesejahteraan sosial untuk memastikanbantuan sosial tepat sasaran.
"Ini memungkinkan intervensi program pemberdayaan yang lebih efektif ditingkat desa dan kabupaten, pusat," tuturnya.
Kemudian terkait pengembangan Kewirausahaan dan UMKM, lanjutPolitisi PKS ini, kemudian perlu diimplentasikan dengan cara memberikanpelatihan dan modal usaha kepada masyarakat untuk memulai bisnis sendiri dapatmengurangi pengangguran.
"Pemerintah juga bisa memfasilitasi akses permodalan dan memperluas pasarbagi produk UMKM," imbuhnya.
Setelah itu, peningkatan akses pendidikan dan pelatihan, yaknimeningkatkan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi dapatmembuat mereka lebih kompetitif di pasar kerja.
"Pelatihan ini bisa mencakup keterampilan teknis maupun soft skills yangdibutuhkan industri," urainya.
Yang tidak kalah pentingnya adalah pengembangan Infrastruktur danInvestasi, yakni pembangunan infrastruktur yang baik dapat menarik investasi,menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan ekonomi daerah. Investasi inijuga bisa diarahkan ke sektor-sektor yang potensial seperti pariwisata danagribisnis.
Hal ini, sambung Ahmad Darwis, perlu dibarengi dengan sinergi programpemerintah, yaitu kolaborasi antar kementerian dan lembaga dalam menjalankanprogram pemberdayaan masyarakat sangat penting. Dengan sinergi yang baik,program-program ini bisa lebih terarah dan tepat sasaran dalam menurunkan tingkatkemiskinan.
Ahmad Darwis juga berpendapat, penyuluhan dan edukasi masyarakat, di manamasyarakat perlu diberikan penyuluhan mengenai pentingnya pendidikan,kesehatan, dan kewirausahaan. Ini bisa meningkatkan kesadaran dan partisipasimereka dalam program-program pemerintah.
"Dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, diharapkan dapat terjadipenurunan signifikan pada angka kemiskinan dan pengangguran di Sumut,"pungkasnya. (**)