Kitakini.news - Mengawali perjalannya sebagai suatu komunitas, Indonesian Youth Diplomacy menggelarkegiatan inagurasi dan talkshow yang menghadirkan narasumber kompeten seperti,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Fraksi PDIPerjuangan Meryl Rouli Saragih, Konsulat Jenderal (Konjen) India di Medan ShriRavi Shanker Goel dan Konten Kreator yang aktif dalam menginspirasi pemuda SitiHawarina, Sabtu (6/7/2024).
Inagurasi dan talkshow yang mengangkat tema The Young Generation: Pillar ofDiplomacy-Strengthening the Capacity and Network of Youth to AdvanceIndonesia's Diplomatic Relations ini berhasil menarik perhatian banyakpihak, termasuk tokoh-tokoh penting dalam dunia diplomatik dan pemerintahan.
Dalam sesi pembicaraan yang penuh inspirasi danwawasan ini, para pembicara mengupas tentang peran strategis generasi mudadalam memperkuat jaringan diplomasi Indonesia.
Dalam penyampaiannya Konjen India di Medan ShriRavi Shanker Goel memberikan perspektif dari sudut pandang DiplomaticInternasional.
Meryl Rouli Saragih membahas tantangan dan peluangbagi pemuda dalam berkontribusi dalam ranah politik lokal. Sementara itu, SitiHawarina berbagi pengalamannya sebagai seorang Konten Kreator yang mampumemanfaatkan media sosial untuk menyebarkan nilai-nilai diplomasi kepadagenerasi muda.
Melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin(8/7/2024), dijelaskan acara ini juga menjadi momentum pentingbagi IYD Local Chapter North Sumatra untukmemperluas jaringan dan memperkuat komunitasnya dalam mendukung tujuan diplomasiIndonesia di tingkat lokal maupun internasional.
Diharapkan keberadaan IYD Local Chapter North Sumatra dapat menjadi wadah yang inspiratifbagi pemuda-pemuda berbakat untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsamelalui diplomasi yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan demikian, inaugurasi dan talkshow ini tidakhanya menjadi awal yang baik bagi IYDLocal Chapter North Sumatra, tapi juga membangun landasan yang kokoh bagipemuda-pemudi di daerah ini untuk turut serta dalam mengembangkan peranIndonesia dalam diplomasi global. (**)