Kitakini.news - BadanNarkotika Nasional (BNN) RI temukan fenomena baru dalam menjalankan bisnisperedaran narkoba.
Bandarnarkoba menyamar menjadi tokoh masyarakat agar tidak diketahui kedoknya hinggadapat dilindungi warga ketika ditindak oleh petugas kepolisian.
Halitu di sampaikan Inspektur Utama BNN RI Wahyono, ketika Menggelar PenggiatPencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika LifeSkill di Kota Medan, Rabu (17//2024).
Wahyonomengatakan fenomena baru itu disebut patron yang melebihi patron tradisionalatau orang yang berada dalam posisi untuk membantu masyarakat.
Kehadiranmereka inilah menurut masyarakat yang memenuhi kebutuhan mereka sehingga denganmodus tersebut peredaran narkoba di lingkungan dapat tumbuh besar.
Atasfenomena ini, BNN RI menciptakan life skill atau bentuk pelatihan menjadiPelaku usaha UMKM di ratusan lingkungan terpapar peredaran narkoba yang ada diIndonesia.
Sebagaiupaya pencegahan masuknya Bandar Narkoba yang berkedok menjadi Tokoh masyarakatmaupun agama.
Sejauhini, fenomena tersebut sudah banyak di di daerah termasuk di Sumatera Utara.Namun, bukti itu harus kuat untuk menangkapnya.
Sementaraitu menurut salah satu Mantan pemakai Narkoba, Budi, yang kini menjadi pesertapelatihan menjadi pelaku UMKM, mengatakan narkoba tersebut berawal darilingkungan.
Mulaidari rayuan dan diiming-iming sehingga ikut terjerumus dalam peredaran narkoba.Dirinya pun sudah menyesali mengkonsumsi narkoba. Namun, melalui life skill adapeluang dirinya menjadi lebih baik lagi.