Kitakini.news - Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi NasionalIndonesia (Gapensi) Sanggam Bakkara mengadukan prihal tantangan yang saat initengah dihadapi para pelaku pengusaha lokal kepada Ketua Dewan PerwakilanRakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Sutarto baru-baru ini.
Pada kesempatan itu, Sanggam mengungkapkan bahwasaat ini telah terjadi penurunan pengusaha konstruksi dari tahun ke tahun, dantercatat terdapat 6 ribu Kontraktor yang sampai hari ini hanya tercatat 400kurang lebih kontraktor dengan klasifikasi kecil, menengah dan besar.
Sanggam Bakkara menjelaskan, tantangan yangdihadapi para pelaku usaha konstruksi dari sisi administrasi seperti sulitnyamendapatkan Sertifikat Badan Usaha (SBU).
"Kontraktor kita sulit mendapat pekerjaankarena semakin menurunya volume pekerjaan yang dapat dikerjakan disertai sektoranggaran di bidang konstruksi menurun. Belum lagi persaingan dari pelaku usahayang berada dari luar Sumut," jelasnya.
Sanggam berharap ke depan ada dukungan PemerintahProvinsi dan DPRD Sumut terkait regulasi yang melindungi para pelaku usahakonstruksi lokal baik berupa Perda maupun Pergub.
"Saat ini banyak pelaku usaha yang melakukandiversifikasi atau mengalihkan usaha lainnya karena volume pekerjaan terusmenurun. Bahkan ada yang sudah menjual alat-alatnya karrna kesulitan menggajipegawai dan maintenance peralatan," jelasnya.
Menanggapi keluhan dari Ketua Gapensi tersebut,Sutarto menyampaikan pihaknya menyambut baik masukan dari Gapensi terkaitperlindungan terhadap pelaku usaha lokal.
"Hal tersebut menjadi harapan kita bersama dantentunya perlu ada pengkajian yang lebih mendalam terkait regulasi yang dimaksud,"terangnya.
Menurut Sutarto, munculnya Ranperda ini dapatmengambil solusi sehingga memberikan iklim persaingan sehat pada dunia usaha.
"Tentunya kita memberikan perhatian mengingatusaha di jasa konstruksi ini banyak menyerap tenaga kerja di Sumut,"pungkasnya.
Hadir pertemuan itu, Pimpinan Gapensi, yaitu WakilSekretaris Gapensi Lamhot Silaban, Ketua Gapensi Deliserdang, Hasan Habib,Dewan Pengawas Gapensi, Djohan Salim,Penasehat Gapensi Maringan Situmorang, Kabid Gapensi Agus. (**)