Kitakini.news -Puluhan perangkatelektronik warga Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkatrusak parah. Mulai dari Lampu Bohlam, Kulkas dan Televisi dikabarkan terbakar.Penyebabnya, diduga karena Jumper Listrik Pasar Malam di Lapangan Bola KwalaBingai yang tak sesuai standar.
Hal ini seperti yangdisampaikan M Sejari, warga yang perangkat elektroniknya terbakar, seperti televisi,speaker aktif dan 8 bola Lampu Bohlam miliknya tak lagi berfungsi. Ia dan wargalainnya kesal. Pengelola Pasar Malam itu, belum juga menunjukkan itikadbaiknya.
"Begitu Pasar Malam iniJumper Listrik, meledaklah peralatan Listrik kami. Ada beberapa warga disiniyang alat elektroniknya rusak. Kulkas pun ada yang gak bisa digunakan lagi.Pengelolanya macam tak mau tau terkait masalah ini," cetus Sejari dengan nadakesal saat dikonfirmasi wartawan di Stabat, Kamis (1/8/2024) malam.
Warga berharap, agarpihak pengelola mengganti kerugian warga. Semestinya, pasar malam tersebutdapat memberikan manfaat bagi warga sekitar. Bukan malah menimbulkan kerugian,dengan aktivitas hiburan yang beroperasi di tengah masyarakat.
Sementara itu saatdikonfirmasi wartawan, Manager ULP PLN Stabat M Syahrir membenarkan hal itudengan menjelaskan bahwa pihak Pasar Malam awalnya mengajukan multiguna dengandaya 6.600 Volt Ampere (VA). Namun penyambungannya dilakukan sendiri oleh pihakpengelola, bukan dari petugas PLN.
"Awalnya merekamengajukan daya 6.600 VA. Kemudian kami dengar ada masalah kelistrikan di PasarMalam itu. Gitu pengelolanya kami panggil, ternyata kebutuhan listriknya lebihdari nilai tersebut. Penyebab korsletingnya," tutur Syahrir di Stabat, Jumat(2/8/2024).
Ditambahkannya,penyebab rusaknya peralatan elektronik tersebut karena pemasangan isntalasiyang tidak standar. Hal ini dikarenakan, pemasangannya dilakukan oleh orangyang tak berkompeten. Sehingga, tidak terjadi hal yang tak diinginkan yangmerugikan masyarakat. (**)