Kitakini.news - Keberhasilanjajaran satres narkoba polres Padangsidimpuan menggagalkan peredaran sepuluhbal atau 10 Kg ganja yang akan dikirim ke Kota Bekasi mendapat apresiasipengurus cabang (PC) gerakan pemuda (GP) Ansor kota Padangsidimpuan, Jumat (2/8/2024).
Keberhasilanpenggalan peredaran daun ganja tersebut pada hari kamis (1/8/2024) sekira pukul11:00 WIB, dimana petugas loket pengiriman J&T di Jalan T. Rijal Nurdin,Km. 2, Desa Salambue, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuandi hampiri seorang laki-laki dewasa yang tidak dikenal ingin mengirim dua buahkardus yang berisi narkotika jenis ganja siap edar.
Menanggapihal tersebut, Akhyar Rangkuti selaku ketua GP Ansor Kota Padangsidimpuan menyebutkanjajaran Satnarkoba Polres Padangsidimpuan layak diberikan apresiasi sebagaidukungan moril untuk terus bertindak tegas memberantas penyalahgunaan narkoba.
"Sayaucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pak Kapolres dan Kasat narkoba besertajajaran sebab dengan berat 10 kg daun ganja sudah ratusan nyawa bahkan ribuanbisa terselamatkan dari bahaya narkoba," ujarnya.
"Sayasudah membaca beberapa berita bahwa tidak hanya barang bukti, tiga orang priayang terlibat kasus tersebut sudah diamankan. Saya rasa itu langkah yang cepatdan bukti nyata bahwa Polres Padangsidimpuan tetap berkomitmen melawan pelakupelaku narkoba di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan," ungkapnya.
Lalukata Akhyar, pihaknya berharap kepada jajaran satres narkoba agar tetapkonsisten dalam hal penindakan ini. "Selaku pimpinan atau ketua GP Ansor kotaPadangsidimpuan beserta jajaran mendukung penuh pihak kepolisian melakukanpemberantasan narkotika baik golongan satu ganja maupun sabu dan sebagainya,sebab benda tersebut sudah dilarang oleh agama adat dan budaya di kotaPadangsidimpuan ini," jelas Akhyar.
Terakhirlanjut Akhyar, tetaplah bekerja untuk kepentingan atau kebaikan masyarakat KotaPadangsidimpuan, menjadi polri yang presisi, sebagai pelayan, pengayom danpelindung buat semua lapisan masyarakat Tampa pandang bulu. "Sukses selalu dankatakan tidak pada narkoba, horas," tandas Akhyar.