Pertama Kali, Inflasi Sumut Tembus 2,06 Persen y-on-y

Heru - Senin, 05 Agustus 2024 01:03 WIB
(Diskominfo Sumut)
Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni

Kitakini.news -Untukpertama kali inflasi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mampu menembus angka 2,06persen bahkan di bawah inflasi nasional 2,13 persen. Salah satu faktorpenurunan angka inflasi tersebut adalah melalui Gerakan Penanganan InflasiSerentak se-Sumut yang dicanangkan oleh Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni.

Berdasarkanrilis berita resmi statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut per Juli 2024,inflasi year-on-year Provinsi Sumutsebesar 2,06 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,87 persen.

"Inibaru pertama sekali, inflasi Sumut bisa menembus 2,06 persen dan di bawahinflasi nasional. Gerakan penanganan inflasi serentak yang kita lakukanmerupakan bentuk komitmen bersama, karena penanganan inflasi perlu ditanganisecara serius," ujar Penjabat Gubernur Sumut (Pj Gubsu), Agus Fatoni kepadawartawan di Medan, Minggu (5/8/2024).

Fatoniberharap ke depannya inflasi di Sumut bisa semakin lebih baik. Tak hanya itu,Fatoni juga meminta seluruh komponen untuk dapat bergerak bersama menekan angkainflasi Sumut serta melakukan Gerakan Pasar Murah di Sumut.

"Inimerupakan tanggungjawab kita bersama, oleh karenanya penanganan inflasi perludilakukan secara serentak dan bersama-sama," ucapnya.

Sebagaiinformasi, angka inflasi tertinggi terjadi di Kota Padangsidimpuan sebesar 2,80persen dengan IHK sebesar 107,08 dan terendah terjadi di Kabupaten Labuhanbatusebesar 1,22 persen dengan IHK sebesar 108,36.

BerdasarkanBerita Resmi Statistik (BRS) yang baru saja dirilis oleh Badan Pusat Statistik(BPS) Sumut per 1 Agustus 2024 tercatat angka inflasi y-on-y di Sumut sebesar 2,06 persen pada bulan Juli 2024. Tingkatinflasi tahunan Juli 2024 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

Penyumbangutama inflasi bulan Juli 2024 secara y-on-yadalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 1,26 persen.Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah beras, cabai merah,Sigaret Kretek Mesin (SKM), gula pasir, dan bawang merah.

Sebelumnya,Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengatakan secara umum Sumut mengalami deflasi m-to-m sebesar 0,82 persen pada bulanJuli 2024. Terdapat sejumlah komoditi penyumbang Utama deflasi bulan Juli 2024,diantaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil deflasi sebesar0,88 persen.

"Komoditaspenyumbang utama deflasi antara lain cabai merah, bawang merah, tomat, dagingayam ras dan ikan tongkol," pungkasnya. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways, Harga Emas Tertekan Koreksi Teknikal

News

Gubernur Bobby Nasution Soroti Harga Beras, Pemprov Sumut Gelar Pangan Murah

News

Sofyan Tan Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026: Data Bukan untuk Pajak

News

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Pemerintah Tunjuk Destry Damayanti Sebagai Pengganti Sementara

News

Peserta PKN Tingkat II BPSDM Sumut Gelar Visitasi dan Lesson Learnt di Tapsel

News

Zakiyuddin Tegaskan Komitmen Pemko Medan Perkuat Statistik Sektoral Lewat EPSS