Kitakini.news - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkansebanyak 1.998 peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-30 ProvinsiKalimantan Timur (Kaltim). Dari 1.998 peserta MTW tersebut, 1.567 merupakan pesertainti dan 431 cadangan.
"Kepesertaan Musabaqah Tilawatil Qur'an ke-30 yang akandigelar di Provinsi Kalimantan Timur saya nyatakan sah," ujar Dirjen BimasIslam Kemenar, Kamaruddin Amin di Jakarta melansir dari laman resmiKemenag.go.id Rabu (21/8/2024).
Kamaruddin mengungkapkan sebelum ditetapkan, pesertatelah melalui serangkaian tahapan, mulai dari pendaftaran yang dibuka pada 1Juni hingga 7 Juli 2024, verifikasi tahap I pada 8-13 Juli, perbaikan data pada21-28 Juli, verifikasi tahap II pada 30 Juli hingga 7 Agustus 2024, hinggapenetapan peserta pada 20 Agustus.
Pada tahap pendaftaran, lanjut Kamaruddin, data calonpeserta berjumlah 2.377 orang. Setelah dilakukan verifikasi dokumen kelengkapanadministrasi sesuai dengan petunjuk teknis MTQN 2024 serta pengecekan NIKdengan data Dukcapil Kemendagri, sebanyak 736 data calon peserta dinyatakanlengkap, sedangkan 1.641 data lainnya perlu perbaikan.
"Setelah itu, dilakukan verifikasi ulang oleh verifikatorpusat dan 118 calon peserta didiskualifikasi terkait domisili kependudukan, dan261 lainnya mengundurkan diri. Hasil akhir verifikasi ini menetapkan 1.567 pesertainti dan 431 cadangan" imbuhnya.
Kamaruddin juga menjelaskan, MTQ Nasional ke-30 ini merupakanpuncak dari proses panjang yang dilakukan secara masif diseluruh Indonesia,mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.
"Yang kita lakukan bukan hanya perlombaan, tetapi jugapembinaan, persiapan, dan berbagai aktivitas untuk mendukung hingga tingkatnasional, dan hari ini kita tetapkan pesertanya," bebernya.
Lebih lanjut disampaikannya bahwa pentingnya pembinaanberkelanjutan bagi alumni MTQ, yang merupakan bagian dari generasi emasIndonesia dengan potensi besar untuk memajukan bangsa.
"Kita beri ruang, apreasiasi, dan berdayakan mereka untuklebih berprestasi, agar mereka bisa mengabdi untuk agama, bangsa, dan negara,"tegasnya.
Kamaruddin mengajak semua pihak memberi ruang para alumniMTQ untuk mengisi dan memberdayakan masjid-masjid di Indonesia, agar masjidtidak hanya dijadikan tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat,peningkatan literasi Al-Qur'an, dan kualitas keberagamaan.
Berikut sebaran Peserta per Provinsi:
Aceh: 54Sumatra Utara: 55Sumatra Barat: 54Riau: 56Jambi: 51
Sumatra Selatan: 54Bengkulu: 14Lampung: 27Kepulauan Bangka Belitung: 50Kepulauan Riau: 55
DKI Jakarta: 54Jawa Barat: 54Jawa Tengah: 53Yogyakarta: 22Jawa Timur: 54
Banten: 48Bali: 29NTB: 53NTT: 30Kalimantan Barat: 48
Kalimantan Tengah: 47Kalimantan Selatan: 55Kalimantan Timur: 56Kalimantan Utara: 53Sulawesi Utara: 35
Sulawesi Tengah: 52Sulawesi Selatan: 54Sulawesi Tenggara: 56Gorontalo: 27Sulawesi Barat: 46
Maluku: 46Maluku Utara: 43Papua: 27Papua Barat: 22Papua Barat Daya: 33
Sebaran Peserta Berdasarkan Cabang dan Golongan Lomba:
1. Hafalan Al-Qur'an (semua golongan): 298 peserta2. Tafsir Al-Qur'an (bahasa Arab, Indonesia, Inggris): 125 peserta3. Fahm Al-Qur'an: 195 peserta
4. Syarh Al-Qur'an: 182 peserta5. Seni Kaligrafi Al-Qur'an: 244 peserta6. Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ): 59 peserta7. Eksibisi Seni Kaligrafi Al-Qur'an: 10 peserta