Keluarga Sambut Jenazah Remaja yang Tewas Ditembak OTK di Sergai

Azzaren - Senin, 02 September 2024 17:30 WIB
Teks foto : Jenazah Remaja Tewas Ditembak OTK, MAF, saat akan dimakamkan di TPU yang tak tak jauh dari rumah dan sekolahnya. (Fitra)

Kitakini.news - Setelah diotopsi di Rumah Sakit Umum Bhayangkara di Kota Medan, jenazah remaja Pelajar SMP berinisial MAF berusia 13 Tahun, yang tewas di tembak Orang Tak Dikenal (OTK), pada minggu (1/9/2024) dinihari kemarin, akhirnya tiba di rumah duka pada Minggu sore.

Kedatangan jenazah yang merupakan warga Desa Kotagaluh Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara, disambut isak tangis keluarga dan teman sekolah korban.

Suasana rumah duka di Dusun II Desa Kotagaluh, Kecamatan Perbaungan, Sergai, seratusan warga yang merupakan keluarga, jiran tetangga serta teman-teman sekolah MAF di SMP II Kecamatan Perbaungan, telah menantikan kedatangan jenazah korban dari siang hari.

Bahkan beberapa keluarga dan teman sekolah tak kuasa menahan isak tangisnya begitu jenazah MAF diturunkan dari mobil ambulan.

Seperti diketahui MAF yang masih duduk di kelas VIII SMP ini, tewas pada Minggu pagi setelah ditembak oleh OTK di jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Tebingtinggi, tepatnya di depan pintu masuk pabrik kelapa sawit Adolina PTPN IV, di lingkungan Pasiran Kelurahan Simpang III Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai.

Korban tewas di Rumah Sakit Umum Sawit Indah Perbaungan dengan 2 luka tembak yakni di bagian dada kanan tembus ke bagian belakang serta bagian punggung.

Hasil olah TKP di lokasi kejadian yang dilakukan petugas Kepolisian Polsek Perbaungan Polres Serdang Bedagai ini berhasil ditemukan 2 selongsong proyektil peluru yang diduga ditembakkan ke tubuh korban.

Menurut Kepala SMP Negeri 2 Kecamatan Perbaungan, Alfi Syahri Ramadana Siregar, sosok MAF selama di sekolah memiliki karakter yang baik, namun selama kelas VIII korban memiliki beberapa kasus. Namun pihak sekolah selalu membimbing dan melakukan pembinaan.

"Selama di sekolah memiliki karakter yang baik di kelas VII dan selalu mendapat bimbingan dan pembinaan dan setelah kelas VIII, korban tidak tau bergaul dengan siapa diluar sana, namun selama di kelas 8 korban bersikap baik dan terus mendapat bimbingan," ujar Alfi Syahri Ramadhan Siregar.

Setelah disholatkan oleh pihak keluarga, jenazah langsung dibawa ke Taman Pemakaman Umum (TPU) yang tak tak jauh dari rumah dan sekolahnya.

Sebelumnya ibu korban tak kuasa menahan kesedihan hingga jatuh pingsan saat jenazah korban hendak dibawa ke pemakaman.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Diduga Usai Konsumsi Racun Rumput, Remaja di Batangtoru Tewas

News

Siswa Sekolah di Sumut Kini Bisa Cek Kesehatan Gratis

News

ASN Salah Sasaran, Tembak Remaja Hingga Tewas di Pekanbaru

News

Tersangka Pembunuh Siswi SMP Dalam Karung Ditangkap

News

Kasus Pelajar Tewas Ditembak di Perbaungan, 4 Warga Sipil Ditangkap

News

Frans Dante Minta Kepolisian Segera Tangkap Pelaku Penembakan Remaja di Sergai