Edy Harap Muhammadiyah Terus Jadi Pelopor Pendidikan Akhlak

- Minggu, 22 Januari 2023 22:34 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202301/Gubsu,,_muhammadiyah.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Muhammadiyah diharapkan terus menjadi pelopor dengan tetap memberikanpendidikan akhlak pada siswa yang menimba ilmu di Yayasan PerguruanMuhammadiyah. Sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di tengahumat.

"Dalam memberikan pendidkan akhlak pada umatpertama kali di Indonesia adalah Muhammadiyah, maka ini perlu untuk terusditegakkan," kata Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi saatmenghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Majelis Pendidikan Dasar dan MenegahPimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan SudirmanNo. 41 Medan, Sabtu (21/1/2023).

Hadir diantaranya, Ketua Pimpinan WilayahMuhammadiyah Sumut Hasyimsyah Nasution, Ketua Majelis Disdakmen PWM SumutAripay Tambunan, Pengurus Majelis serta Kepala Sekolah SD dan MenegahMuhammadiyah se-Sumut.

Pada kesempatan itu, Edy menjelaskan ada beberapaevaluasi yang harus dilakukan bersama antara pemerintah dengan pihak yayasandan pengajar, mengenai kurikulum pendidikan yang ada di Sumut. Antara lainbagaimana mata pelajaran yang diperoleh dapat dipraktikkan di tengah masyarakatdan dunia kerja.

"Kenyataan yang kita hadapi saat ini,perusahaan tidak menerima lulusan SMK untuk dapat diterima kerja. Alasan perusaahan ini karena pihak mereka harusmelakukan pelatihan kembali pada lulusan ini. Pelajaran dengan kebutuhan didunia kerja yang tidak bertemu, maka perlu dievaluasi kurikulumnya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Disdakmen PWM SumutAripay Tambunan mengatakan dengan rapat koordinasi wilayah Muhammadiyah iniakan menetapkan rancangan strategis  pendidikan untuk lima tahun kedepan. Di antaranya untuk tamat SDdiwajibkan hafal juz 30 Al Quran, SMP hafal juz 3 dan SMA hafal juz 6. Selainitu juga harus menguasai bahasa Arab.

"Karena dengan menuntut ilmu itu kita dapatmengolah rasa, olahraga, olah hati dan olah pikir. Supaya hati kita hidupterus, maka pendidikan yang lebih utama yang dapat menentukan mana yang hak danyang batil," katanya.

Muhammadiyah, katanya, juga menggratiskan biayasekolah bagi anak yatim yang menimba ilmu di Yayasan Muhammadiyah. Biayapendidikan untuk anak yatim ini diambil dari sumbangsih dana umat.

 

 

Redaksi

 


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara