Camelia Dikabarkan Laporkan Cabup Tapteng ke Polisi, Kasus Kekerasan

Azzaren - Selasa, 08 Oktober 2024 18:42 WIB
Teks foto : Seorang anggota DPRD Tapteng dari PDIP, Ari Halawa yang saat itu berada di lokasi kejadian mengatakan kalau Masinton melakukan tindak kekerasan kepada Camelia hingga korban trauma. (Azzareen)

Kitakini.news - WakilKetua DPRD Tapteng dariPDIP,CameliaNeneng dikabarkan melaporkan Masinton Pasaribu yang merupakan Calon BupatiTapanuli Tengah (Tapteng) ke Polrestabes Medan.

Hal itu dilakukan korban karena Masinton diduga telah melakukankekerasan kepada Camelia. Korban pun kini terpaksa dirawat di IGD RS Pirngadiakibat trauma yang dialaminya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, laporan ini karena Masinton didugamelakukan pelecehan terhadap Camelia. Peristiwa itu terjadi di salah satutempat kuliner Bolang Durian di Jalan Iskandar Muda, Medan, Minggu (6/10/2024)malam.

Pelapor yakni Camelia Neneng Susanty saat ini juga menjabat BendaharaDPC PDI Perjuangan Tapanuli Tengah.

Seorang anggota DPRD Tapteng dari PDIP, Ari Halawa yang saat itu beradadi lokasi kejadian mengatakan kalau Masinton melakukan tindak kekerasan kepadaCamelia.

"Saat itu MP menarik baju kak Neneng, sampai lepas kancingbajunya," kata Ari Halawa saat mendampingi Neneng melakukan visum di RSPirngadi Medan, Senin (7/10/2024).

Kedatangan Camelia dan beberapa rekannya ke Medan dalam rangka RakerdaKhusus dalam rangka pemenangan Pilkada 2024 se-Sumut. Rakerdasus itu dipimpinoleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

"Perbuatan Masinton itu disebut membuat sejumlah kancing baju Camelialepas. Kalau nggak salah sekitar jam 11 malam, saya nggak lihat waktu. Semalamkami ke Rakerdasus. Jadi, sepulangnya kami dari situ, kami ke SibolangDurian," kata Ari.

Ari mengatakan di tempat tersebut ternyata juga ada Masinton Pasaribudan sejumlah pengurus PDIP lainnya. Dia mengaku awalnya tidak mengetahui adaMasinton di tempat itu.

Dikatakannya setelah makan durian dan hari sudah malam mereka pamitan.Saat berpamitan itu, kata Ari, dia dipanggil oleh Masinton Pasaribu.

Masinton menyebut Ari tidak mendukungnya dalam proses pencalonan sebagaiBupati Tapteng dan Masinton juga sempat memintanya untuk tidak membawa namaPDIP lagi.

Ari mengatakan dirinya kunker dan tidak ada pemberitahuan tentangkegiatan apa yang Masinton lakukan setiap harinya. "Di grup pun tidak ada,makanya saya nggak tahu apa kegiatan mereka sehingga dianggap tidak mendukungbeliau," kata Ari.

Masinton lantas menghampiri Camelia yang tengah duduk dan memintaCamelia untuk membuka baju PDIP yang dikenakannya karena merasa tidak pantasdipakainya karena tidak mendukung dirinya di Pilbup Tapteng.

"Beliau mencengkram bajunya hingga putus kancing bajunya itu.Setahu saya ada tiga kancing yang rusak, satu pecah dan dua copot,"paparnya.

Atas petunjuk suami Camelia, peristiwa itu pun disarankan agardilaporkan ke polisi. "Kejadian itu telah dilaporkan Camelia ke PolrestabesMedan, tadi malam. Namun, saya tidak mengetahui pasti terkait apa laporan itu,"tutur Ari.

Ari menyebutkan saat ini Camelia dirawat di RS Pirngadi Medan sejakSenin pagi (7/10/2024). Dia mengatakan bahwa Camelia merasa trauma.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purbabelum mengetahui pasti soal laporan itu. Dia mengatakan masih akan mengeceknya."Kami cek dulu ya," Pungkas Jama.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa

News

PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan

News

Sofyan Tan Ungkap Kunci Jadi Dosen yang Dicintai Mahasiswa, dan Mampu Ciptakan Outcome Nyata di Dunia Digital

News

Wong Chun Sen: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan

News

PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan Gelar Muscab, 5 Ketua PAC Rampung

News

Aksi GMNI di DPRD Medan, Robi Barus: Demokrasi Harus Dijaga Dengan Etika