Kitakini.news - Prihatin denganmaraknya kasus kekerasan seksual terkadap anak dan perempuan di KabupatenDairi, Sumatera Utara, sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat di KabupatenDairi, menggelar aksi demontrasi turun ke jalan. Mereka mengajak seluruh stakeholder agar peduli dan sama-sama memerangi fenomena ini.
Aksi demonstrasielemen mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Dairitanpa kekerasan atau "GERTAK" ini digelar ke Kantor DPRD KabupatenDairi, Kantor Bupati Dairi dan Polres Dairi, Rabu (9/10/2024).
Dengan membawa spandukdan berorasi, para aktivis ini menyuarakan agar masyarakat Kabupaten Dairisama-sama peduli dan memerangi fenomena kekerasan seksual terhadap anak danperempuan yang belakangan marak terjadi di Kabupaten Dairi sehinggakejadian-kejadian yang sama tidak terus berlarut.
Dalam aksinya paraaktivis ini menyampaikan kepada semua stakeholder pemerintah, DPRD danmasyarakat di Dairi supaya saling menjaga, saling mendukung dan jika mengetahuikejadian segera melaporkan kepada penegak hukum.
Mereka juga berharapsemua penanganan kasus kekerasan seksual ini bisa berjalan sesuai aturan hukumyang berlaku, sehingga korban mendapatkan keadilan dan pelaku dihukum sesuaiundang-undang yang berlaku.
Kapolres Dairi AKBPAgus Bahari mengatakan di tahun 2024 ini pihaknya menangani 11 Kasus kekerasanterhadap anak, 16 Kasus pencabulan, 3 kasus persetubuhan anak, dan 25 Kasuskekerasan terhadap perempuan.
Aksi ini diwarnaidengan pemberian mawar hitam dan penempelan stiker di Kantor DPRD KabupatenDairi, Kantor Bupati Dairi dan Polres Dairi sebagai bentuk keprihatinan. AksiDemonstrasi ini juga diwarnai dengan aksi treatrikal para mahasiswa.