Kitakini.news - Perubahan teknologi yang begitu cepat memaksa guru Bahasa Indonesia untuk terus berinovasi. Hal ini menjadi salah satu topik utama dalam Seminar Nasional "Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka".
Kegiatan digelar oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kamis (24/10/2024) kemarin.
Dosen FKIP UNS Solo Prof. Rohmadi, dalam paparannya menekankan pentingnya bagi guru untuk menjadi fasilitator bagi siswa dalam menemukan kebutuhan belajarnya.
"Guru abad ini harus mampu memahami generasi digital dan mencari berbagai inovasi pembelajaran literasi agar siswa dapat merespon dengan baik," ujarnya.
Senada dengan Prof. Rohmadi, sejumlah peserta seminar, terutama guru, juga menyuarakan kesulitan mereka dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, khususnya dalam pembelajaran sastra.
Hal ini menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi guru Bahasa Indonesia saat ini sangat kompleks dan membutuhkan solusi yang komprehensif.