Kitakini.news – Pemerintah akansegera membagikan secara gratis tiga jenis vaksin kepada seluruh anak bangsa diTanah Air. Tiga vaksin itu untuk mencegah atau mengurangi tiga penyakit yangselama ini menduduki angka tertinggi kematian di Indonesia.
"Tiga vaksin tersebut yakni VaksinServiks, Payudara dan Prostat. Mengapa ini diberikan, karena pemerintah selamaini sudah cukup kesulitan dalam penanganannya yang juga mengeluarkan anggarannegara yang cukup besar,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem Dewan PerwakilanRakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), dr Tuahman Franciscus Purba kepadawartawan di ruang kerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa(24/1/2023).
Tuahman Purba yang juga AnggotaKomisi E membidangi Kesehatan dan Kesra menyampaikan itu usai dirinya bertemudan berkoordinasi dengan salahsatu pejabat Kemenkes RI di Jakarta.
Tuahman mengatakan, tujuanpemberian gratis tiga jenis vaksin itu sebagai upaya pemerintah untukmelindungi anak bangsa terhindar dari penyakit kanker servik, prostat danpayudara.
"Pemerintah sudah melihatbegitu besarnya anggaran negara yang dihabiskan untuk mengatasi tiga penyakitini yakni Serviks, Prostat dan Payudara. Setidaknya dengan adanya pemberian vaksingratis ini nantinya bisa melindungi atau mengurangi masyarakat terhindari daripenyakit Kanker Serviks, Prostat dan Payudara," bebernya sembari berharappemberian vaksin gratis ini agar turut disosialisasikan oleh pihak media.
Lebih lanjut Tuahman menjelaskan, pemberianvaksin gratis tersebut akan dimulai sekitar bulan Agustus khusus untuk SumateraUtara. Maka dari itu, pemerintah saat ini sedang membahas regulasi danmekanisme pemberian vaksin gratis tersebut
"Khusus di Sumatera Utara,akandijadwalkan akan diberikan pada bulan Agustus nanti. Pemberian vaksin tigajenis tersebut untuk semua anak bangsa mulai dari usia 5 tahun ke atas. Oleh karena itu, kita Fraksi NasDem DPRDSumut akan segera membahas ini untuk memperkuat payung hukumnya dalam bentukperaturan daerah (Perda)," tandas wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut2 atau Medan B ini.
Redaksi