Kapolres Langkat Pimpin Rakor Percepatan Swasembada Jagung

- Selasa, 24 Desember 2024 11:00 WIB
Teks foto : Giat Rakor Percepatan Swasembada Pangan di Langkat. (Junaidi)

Kitakini.news - Dalamlangkah strategis untuk mendukung percepatan swasembada jagung, KapolresLangkat, AKBP David Triyo Prasojo memimpin rapat koordinasi bersama parapemangku kepentingan. Rapat tersebut berlangsung di Aula Bharadaksa, Senin(23/12/2024).

Dalampertemuan ini, Kapolres menekankan pentingnya implementasi pola tumpang sarisebagai solusi efektif untuk memanfaatkan lahan yang belum menghasilkan (TBM),lahan replanting, dan lahan kosong. Pola ini melibatkan penanaman jagung diantara tanaman perkebunan seperti kelapa sawit, karet, dan kelapa.

"Denganmemanfaatkan lahan-lahan yang ada, kita tidak hanya mendukung ketahanan pangannasional tetapi juga memberikan nilai ekonomi lebih bagi masyarakat danperusahaan pengelola," ujar Kapolres Langkat.

Kegiatanini akan dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN), perusahaan swasta, danperseorangan. Modal seperti bibit, pupuk, dan peralatan akan menjadi tanggungjawab pemilik lahan.

Polriakan memastikan bahwa hasil panen jagung akan dibeli oleh Bulog dengan hargasesuai pasar. Penandatanganan MoU antara pemangku kepentingan dijadwalkan padaJanuari 2025.

Lahanyang digunakan tidak termasuk kawasan hutan lindung, lahan eksisting jagung,atau lahan yang sudah dialokasikan untuk penanaman padi gogo.

Rapatini dihadiri oleh Wakapolres Langkat Kompol Henman Limbong, Kabag SDM Kompol M Hasan,Kasat Reskrim AKP Dedi Mirza, serta para Kapolsek. Hadir pula perwakilan dariperkebunan BUMN dan perusahaan swasta yang akan berperan dalam pelaksanaankegiatan.

KapolresLangkat juga menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada sektorpertanian tetapi juga mendorong stabilitas ekonomi lokal. "Kamiberkomitmen memastikan kegiatan ini berjalan lancar, transparan, dan memberimanfaat nyata bagi semua pihak," tegasnya.

Dengansinergi yang kuat antara Polri, pemerintah, dan pelaku usaha, percepatanswasembada jagung melalui pola tumpang sari ini diharapkan mampu mendukung visiIndonesia Emas 2045 melalui ketahanan pangan yang kokoh.

Rencanaimplementasi mulai digarap pada awal tahun 2025, dengan harapan hasil pertamapanen jagung akan menjadi bukti nyata keberhasilan pola tumpang sari ini.

Rapatkoordinasi ini menjadi pijakan penting dalam membangun kerja sama lintas sektoruntuk mewujudkan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Langkat.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Sebulan Menjabat, Kapolres Langkat Ungkap Tindak Pidana Narkotika 20 Kg Sabu

News

Ombudsman RI Beri Penghargaan Kepada Kapolres Langkat