Kitakini.news – Fraksi PDIPerjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) menyorotitata pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu), khususnya padapendapatan asli daerah (PAD) dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIPerjuangan, dr Poaraddan Nababan mendesak Pemprovsu agak benar-benar menghitungkewajiban pajak secara objektif tanpa ada kompromi.
"Kami menginginkan bahwaasumsi pajak kendaraan bermotor sesungguhnya sudah dapat diperkirakan secaraakurat. Sebab pertumbuhan kendaraan bermotor dan penurun nilai pajak memilikiregulasi yang sangat jelas, sehingga sudah dapat diperkirakan dengan tepat.Pemerintah daerah harus menghitung betul kewajiban pewajib pajak dalam membayarpajaknya, tidak boleh kompromi, ini demi pembangunan Sumut ke depan,"tegas Poaradda kepada wartawan melalui keterangan tertulis di Medan, Sabtu(28/1/2023).
Poaradda juga mengungkapkan bahwa adatiga isu permasalahan penting yang sering menjadi penghambat dalam proses tatakelola keuangan daerah untuk pembangunan, yang pertama adalah hasil Musrenbangdi tingkat bawah yang tidak diakomodir sehingga menimbulkan kekecewaan didesa-desa.
Kemudian, lanjut Poaradda yangjuga Ketua Komisi C DPRD Sumut ini, RPJPD ke RPJMD tidak nyambung dan tidakdijadikan acuan secara serius dalam menyusun Renja SKPD.
“Dan yang ketiga adalah proses perencanaanpembangunan antar SKPD masih lemah. Kita (Fraksi PDI Perjuangan,red) menilai pendapatanasli daerah dari sektor pajak daerah kendaraan bermotor selalu melalui pendekatanasumsi yang tidak jelas,” cetusnya.
Namun demikian, sambung Poaradda, pihaknya mengapresiasi pengelolaankeuangan daerah yang dinilai telah mengalami perubahan kearah yang lebihefektif, efisien dan terbuka untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraanmasyarakat dengan memperhatikan isu-isu permasalahan penting dalam pengelolaankeuangan daerah.
“Intinya kita minta Pemprovsubenar-benarlah mengelola keuangan daerah dan memaksimalkan PAD dari sektorpajak kendaraan bermotor. Karena bisa dipastikan akan mendapatkan hasil yangmaksimal jika benar-benar dijalankan,: pungkasnya.
Redaksi