Kitakini.news - Kasus kematianBudianto Sitepu korban tewas diduga dianiaya oknum Perwira Polrestabes Medanyakni Ipda ID terus bergulir.
Pihak keluarga pun selalumendapatkan dukungan dari kerabat dan teman-teman almarhum. Rumah almarhumBudianto Sitepu yang berada di Jalan Horas, Kecamatan Sunggal , Deliserdang,Sumatera Utara, masih terus didatangi sejumlah orang untuk memberikanbelasungkawa kepada istri dan anak-anak Budianto Sitepu.
Berdasarkan keteranganwarga, terlihat di lokasi awal kejadian memang tidak jauh dari rumah mertua IpdaID.
Lokasi korbanbernyanyi sambil minum-minum ada di samping rumah Mertua Panit ResmobPolrestabes Medan tersebut.
Atas peristiwa yangmenimpa korban, pihak keluarga melaporkannya ke Bid propam Polda Sumut agarIPDA ID dapat sanksi atas tindakannya yang sudah melanggar etika sebagaiperwira polisi.
Istri korban, DumariaSimangunsong, Sabtu (28/12/2024), mengakui dirinya sudah memberikan keterangan.Dari pengakuannya, ada luka tidak wajar pada wajah suaminya. Mulai dari lembamdi seluruh wajah, kemudian gigi patah dan kaki ada jahitan.
Untuk itu kepada pihakkepolisian, harus memberikan keadilan terhadap Almarhum Budianto Sitepu yangtewas mengenaskan yang dilakukan oleh oknum perwira polisi di Polrestabes Medanyaitu Pembantu Kepala Unit Resmob Polrestabes Medan Ipda ID.
Dia berharap agarKapolda Sumut memberikan tindakan tegas terhadap Kapolrestabes Medan yangkurang bersikap terhadap anggotanya.
Diduga KapolrestabesMedan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan lalai mengawasi anggotanya dalambertugas.