Kitakini.news -Panitia Percepatan ProvinsiTapanuli, bersilaturahmi ke Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti di gedung DPRDSumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Kamis (6/2/2025). Kunjungan tersebutdipimpin langsung Ketua Umum Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli, YongeSihombing, Sekretaris Murniati Tobing, Pembina Samsul Sianturi, dan LongsorSihombing.
Kunjungan Panitia PercepatanProvinsi Tapanuli tersebut diterima langsung Ketua DPRD Sumut, Erni AriyantiSitorus didampingi Anggota DPRD Sumut, Landen Marbun.
Kepada wartawan, usai melakukanpertemuan dengan Ketua DPRD Sumut, Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli, YongeSihombing, mengaku bersyukur atas pertemuan tersebut. Mengingat, DPRD Sumutsiap mendampingi Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli dalam pertemuan denganPemerintah Pusat di Jakarta pada 20 Februari 2025 mendatang guna membahas halitu.
"Jadi nantinya Ibu Ketua DPRDSumut bersedia mendampingi kita untuk membahas hal ini di Jakarta pada 20Februari nanti. Ini kabar baik, semoga cita-cita kita dapat segeratercapai," ucap Yonge kepada sejumlah wartawan di ruang wartawan DPRDSumut Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (6/2/2025).
Diakui Yonge, pembentukan provinsibaru memang membutuhkan Pencabutan moratorium oleh Pemerintah Pusat."Kabar baiknya lagi, PemerintahPusat di masa Pemerintah Presiden saat ini (Presiden Prabowo) akan mencabutmoratorium tersebut. Hal ini juga akan dibahas dalam Musyawarah Nasionalseluruh kabupaten/kota yang akan mengusulkan pemekaran di tanggal 20 Februarinanti," ujarnya.
Sementara itu, Pembina Panitia PercepatanProvinsi Tapanuli, Samsul Sianturi mengatakan bahwa terbentuknya ProvinsiTapanuli merupakan kerinduan dari masyarakat di 6 kabupaten/kota yang tergabungdalam Provinsi Tapanuli.
Adapun 6 kabupaten/kota tersebut,yakni Kabupaten Toba, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir,Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga."Provinsi Tapanuli ini sudahlama dirindukan oleh masyarakat di 6 kabupaten/kota tersebut. Semoga cita-citaini bisa segera terwujud," katanya.
Ditanya terkait rencana daerah yangdiusulkan dan akan dijadikan sebagai Ibukota Provinsi Tapanuli, Samsul Sianturimenyebutkan bahwa hal itu akan diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Pusat melaluiKementerian Dalam Negeri."Untuk Ibukotanya, kitaserahkan kepada Kementerian," pungkasnya. (**)