Bangun Kolaborasi Internasional, FAI UMSU Gelar Konferensi di UIS Malaysia

M Iqbal - Minggu, 09 Februari 2025 14:00 WIB
Teks foto : Kegiatan International Conference on Islamic Studies and Social Sciences (INSIS) 2025 di UIS Malaysia oleh FAI UMSU. (Dok FAI UMSU)

Kitakini.news - Memperkuatkolaborasi akademik lintas negara, Fakultas Agama Islam (FAI) UniversitasMuhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sukses menyelenggarakan InternationalConference on Islamic Studies and Social Sciences (INSIS) 2025. Acara iniberlangsung secara hybrid di Universiti Islam Selangor (UIS), Malaysia, pada 31Januari hingga 1 Februari 2025.

DekanFAI UMSU, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Qorib,MA mengatakan bahwa tahun ini,INSIS 2025 berhasil menarik perhatian 470 peserta dari dalam dan luar negeri.Sebanyak 118 peserta hadir langsung di UIS, sementara 352 lainnya mengikutisecara daring. Para peserta berasal dari institusi terkemuka seperti Umaru MusaYar'adua University, Katsina, Nigeria; Universiti Pertahanan Nasional Malaysia;Universiti Sains Islam Malaysia; dan Universiti Islam Selangor (UIS).

Takkalah antusias, peserta dari Indonesia juga hadir dari berbagai institusiseperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (UNPAD),Universitas Ahmad Dahlan (UAD), UIN Jakarta, Universitas Negeri Medan (Unimed),UMSU, serta beberapa perguruan tinggi Islam seperti IAIN Gorontalo, UINSumatera Utara, dan Universitas Darussalam Gontor.

Format Hybrid yang Inovatif

INSIS2025 mengadopsi format hybrid untuk menjangkau lebih banyak partisipan, dimana OnlineConference digelar pada Jumat, 31 Januari 2025. Sesi ini menghadirkan tiganarasumber internasional dari Filipina, Kamboja, dan Thailand. Sebanyak 352pemakalah mempresentasikan makalahnya secara paralel melalui breakout roomvirtual.

SedangaknPhysical Conference, diadakan pada Sabtu, 1 Februari 2025, di Universiti IslamSelangor, sesi ini melibatkan 118 peserta. Mereka mempresentasikan makalahsecara paralel dalam 11 ruangan. Setiap ruangan menghadirkan penghargaan BestPresenter untuk memotivasi peserta.

Selainkonferensi kata Prof Muhammad Qorib, INSIS 2025 juga menjadi ajang penguatankerja sama antara FAI UMSU, LP2M UMSU, dan dosen UIS melalui kegiatan kolokiumakademik dan program pengabdian masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan komitmenkedua institusi dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Termasukjuga, panitia INSIS 2025 memberikan layanan prima bagi peserta, khususnyamereka yang hadir secara langsung di Malaysia. Fasilitas seperti city tour danpenginapan satu malam disediakan untuk memberikan pengalaman yang lebihberkesan.

Dalamsambutannya, Prof Muhammad Qorib menekankan pentingnya kegiatan ini sebagailangkah strategis untuk membangun jaringan internasional. "INSIS bukanhanya sekadar konferensi, tetapi juga wujud nyata kolaborasi lintas budaya danakademik untuk menjawab tantangan global," ungkapnya.

INSIS2025 membuktikan bahwa kolaborasi akademik dapat menjadi sarana efektif untukmembangun pemahaman global, meningkatkan kualitas penelitian, dan menciptakandampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagiinstitusi pendidikan lainnya dalam mempromosikan nilai-nilai keilmuan ditingkatinternasional.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

ARS: Aksi Unjuk Rasa Masyarakat dan Mahasiswa Harus Jadi Evaluasi Pemerintah

News

Pemantauan Hilal di OIF UMSU Terkendala Awan dan Kabut Tebal

News

Edukasi Keuangan UMSU, OJK Dorong Peningkatan Literasi Keuangan Digital Bagi Mahasiswa

News

Mahasiswa UMSU Dituntut 13 Tahun Penjara karena Edarkan 31,5 Kg Ganja

News

Tim Pengabdi FAI UMSU Kembali Gelar Pelatihan Inovasi Pembelajaran di Fatoni University Thailand

News

Guru Bahasa Indonesia Hadapi Tantangan Era Digital, UMSU Gelar Seminar Nasional