Kitakini.news - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) DPRD Medan, yang dipimpin Roby Barus, S.E., M.A.P., menyoroti masalah ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kota Medan.
Masalah diungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan oleh anggota fraksi PDI-Perjuangan, DR DRA Lily MBA MH, Senin (10/2/2025). Dikatakannya, penerbitan KTP baru dan penggantian KTP yang hilang atau rusak saat ini mengalami penundaan yang signifikan.
Lily juga mengungkapkan bahwa Forum Guru Bersatu Medan (FGBM) melaporkan adanya hak-hak guru yang belum terpenuhi, termasuk tunjangan tambahan yang seharusnya diterima. Tunjangan tersebut mencakup 50% dari gaji ke-14 dan gaji ke-13, serta tunjangan untuk guru yang belum bersertifikasi.
"Kami mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah ini agar hak-hak guru dapat terpenuhi," tegas Lily.
Dalam rapat tersebut, PDI-Perjuangan juga meminta Pemerintah Kota Medan untuk meningkatkan keamanan menjelang bulan suci Ramadhan, mengingat potensi peningkatan kriminalitas.
Mereka mendesak agar lampu penerangan jalan umum diperbaiki dan dipasang di setiap titik untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.