Kitakini.news -Petugasgabungan dari TNI Angkatan Laut, berhasil mengungkap kasus pencurian BahanBakar Minyak jenis avtur di Deliserdang. Selain mengamankan tiga orang, petugasmenemukan 29 baby tank berisi minyak curian dengan modus melubangi pipapenyaluran yang tidak diawasi selama 2022.
Belasanpetugas gabungan dari TNI Angkatan Laut, berhasil membongkar praktik pencurianBBM jenis Avtur milik Pertamina terjadi di kawasan Pantai Dewi Indah, KecamatanPantailabu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Setelahmendapat laporan masyarakat, petugas mencurigai aktivitas, modus pencurian BBMmilik Pertamina ini dilakukan dengan melobangi pipa bawah laut dan dipasangpipa yang terhubung ke tangki yang ada di gudang penampungan dan beroperasisejak tahun 2022.
Selainmengamankan tiga pelaku spesialis pencurian minyak dari pipa penyaluran BBM,untuk pasokan Bandara Kualanamu, petugas menemukan 29 baby tank berisi minyakjenis Avtur curian sebanyak 29.440 liter sekitar 30 ton atau 30 kiloliter.
AreaManager Communication Relation dan CSR Sumbagut PT Pertamina, Susanto AugustSatria, Jumat (14/2/2025) mengatakan selain negara mengalami kerugian, dalamaksi pencurian BBM dari pipa penyaluran sangat membahayakan jika ada percikanapi saat proses pencurian dengan merusak pipa.
Iamenegaskan, stok avtur di Sumut terbilang aman dan tidak mengganggu operasionalAFT Kualanamu. Berkaitan dengan kasus pencurian avtur, Pertamina Patra Niagaberkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap distribusi avtur di masamendatang.
PertaminaPatra Niaga Regional Sumbagut mengharapkan dukungan dari berbagai pihaktermasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, dan aparat penegak hukum untukmemastikan keamanan distribusi energi berjalan dengan lancar.
Kiniketiga pelaku pencurian BBM jenis Avtur milik Pertamina, telah diserahkan kePolres Deliserdang. Petugas melakukan pengembangan dengan mengejar pelaku lain.