Bobby Nasution Diminta Berani Tuntaskan Persoalan Banjir dan Longsor di Sumut

Heru - Senin, 24 Februari 2025 12:59 WIB
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti

Kitakini.news -GubernurSumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution diharapkan berani menuntaskanpersoalan banjir dan longsor di provinsi ini, yang salah satu penyebabnyadikarenakan sarana dan prasarana termasuk infrastruktur jalan.

"Inimasalah banjir dan tanah longsor kerap jadi keluhan bahkan diprotes masyarakat,karena sarana dan prasarana, termasuk infrastruktur yang memprihatinkan," ujarAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Rudi Alfahri Rangkutikepada wartawan di Medan, Senin (24/2/2025).

Rudijuga mengucapkan selamat bekerja kepada Bobby Nasution dan Surya yang baru sajadilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta baru-baru ini.

Sepertidiketahui, salah satu tugas penting dan membutuhkan keberanian itu seorangGubsu yakni menanggapi Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 2025 yang ditekenPresiden Prabowo Subianto, yang berisi tentang efsisiensi anggaran,denganmenargetkan penghematan sebesar Rp306,69 triliun.

Dari jumlah itu, terdapat 10 program kerja Kementerian PUmencakup pembatalan kegiatan fisik, pembangunan infrastruktur dan pelaksanaankegiatan-kegiatan tidak prioritas yang terkena efisiensi Rp81,38 triliun.

Rudi berharap selain mewujudkan program sejumlahprioritasnya, Bobby juga harus melakukan langkah-langkah berani yang selama inidiprotes masyarakat, yakni penanganan banjir dan bencana tanah longsor.

"Untuk banjir saya kira, ini harus dicari sumberutamanya, dan kalau bersentuhan dengan infrastruktur dan bersingguhan denganpemerintah pusat, segera bersinergis untuk mencari pola penanganan strategis,dan prioritas sesuai kemampuan dana yang tersedia. Setidaknya penanganan danpenanggulangan banjir tidak lagi parsial, tetapi menyeluruh dan tuntas," beberPolitisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Sinergitas ini, lanjut wakil rakyat yang berasal daridaerah pemilihan (Dapil) Sumut 12 meliputi Kota Binjai dan Kabupaten Langkatini, menjadi salah satu arahan Presiden Prabowo ketika melantik para kepaladaearah, agar Pemerintah Pusat, provinsi, dan kabupaten/kota berada dalam satugaris lurus

Begitu juga dengan jalan nasional Medan-Brastagi-TanahKaro, yang sering terganggu akibat longsor.

"Ini juga harus disenergiskan lagi secara maksimal,terutama pola prioritas penanganan, kewenangan dan percepatan pembangunanjalan, agar lalu lintas tidak terganggu lagi akibat bencana alam di masa yangakan datang," terangnya.

Kawasan jalan yang menghubungkan beberapa kabupaten itu,masuk dalam kawasan obyek wisata unggulan, sehingga perlu langkah berani ditengah efisiensi anggaran.

"Perlu langkah berani yang harus diambil Bobby setidaknyabisa mengakhiri kebuntuan yang selama ini terjadi akibat longsor, polapenanganan dan kewenangan pusat dan daerah," cetusnya.

Rudi optimis Bobby dan Wakilnya Surya dapat bersinergiskarena pengalaman mereka sebelum menjabat Gubsu dan Wakil, adalah keduanyaputra Sumut yang dinilai berhasil saat menjabat Walikota Medan dan BupatiAsahan. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

JPU Nilai Eksepsi Terdakwa Korupsi Waterfront City Samosir Masuk Materi Pokok Perkara

News

‎Saksi Ungkap Dugaan Aliran Rp600 Juta ke Moettaqin Hasrimi di Sidang Korupsi Smartboard Tebingtinggi

News

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026 WIB: Maroko vs Prancis Buka Perebutan Tiket Semifinal

News

Kasus Smartboard, Majelis Hakim Diminta Cermati Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bambang Ghiri

News

Karina Ranau Kena Aniaya saat Jualan, Sudah Ditangani Polisi tapi Masih Trauma

News

Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat